kubikel

9 Kendala yang Membuat Quick Win Gagal Terwujud, Berikut Solusi Praktisnya

Rabu, 4 Februari 2026 | 11:27 WIB
Ilustrasi: Quick win bisa gagal lebih karena implementasinya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
  • Pengguna tidak tahu ada perbaikan.
  • Pegawai lain tidak tahu perubahan proses.

Akibat: manfaat tidak terlihat, sehingga persepsi publik tetap negatif.

9. Tidak dijaga keberlanjutannya

Ciri:

  • Berhasil di awal, lalu kembali ke cara lama.
  • Tidak masuk SOP atau kebiasaan baru.

Akibat: quick win hanya “ledakan sesaat”.

Intinya, pola-pola kegagalan quick win yang sering terjadi itu karena:

  • Terlalu ambisius;
  • Terlalu dangkal;
  • Terlalu birokratis;
  • Terlalu diam-diam.

Baca Juga: 7 Kendala Umum dan 5 Kendala Khusus Dalam Komunikasi Interpersonal yang Sering Dijumpai dan Solusinya

Untuk itu perlu solusi praktis agar bisa meminimalkan kendala, yaitu dengan:

  • Memilih masalah kecil tapi menyebalkan, karena bisa jadi ini pain point semua pihak.
  • Melibatkan pelaksana sejak awal, karena mereka yang paling paham permasalahan di lapangan.
  • Menetapkan 1–2 indikator sederhana, ini supaya jelas perubahannya apakah menuju perbaikan atau tidak.
  • Memastikan ada kewenangan langsung, agar pelaksana dan tanggung jawab jelas di Pundak siapa.
  • Mengomunikasikan hasil secara terbuka, supaya semua pihak yang berkepentingan paham ada perubahan untuk perbaikan.
  • Menjadikan hasil masuk SOP, dengan begitu ada panduan yang pasti dan jelas.

***

Halaman:

Tags

Terkini