kubikel

5 Contoh Respon yang Tepat Ketika Menghadapi Atasan dengan NPD

Kamis, 9 April 2026 | 13:20 WIB
Perlu taktik khusus saat merespon/menghadapi atasan dengan NPD agar komunikasimu efektif. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Taktik ini menjadi kuat karena data-driven yang juga digunakan untuk perbaikan. dengan data-driven akan menghindari debat opini.

  1. Atasan Mendominasi dan Tidak Mau Mendengar

Situasi: Dalam sebuah rapat yang mestinya ada diskusi yang sehat, namun menjadi satu arah, ide lain tidak diberi ruang.

Contoh respon:

Jangan: Memotong pembicaraan secara langsung

Lakukan: Respon strategis (structured entry) yang kamu lakukan setelah atasan selesai bicara. “Izin menambahkan satu poin singkat yang mendukung arah Bapak/Ibu, ini bisa mempercepat implementasi.”

Respon seperti ini menjadi efektkf karena kamu “masuk” lewat validasi terhadap atasan dulu. Ini penting, karena pada dasarnya perilaku NPD itu selalu butuh validasi.

Setelah validasi, kamu sisipkan idemu. Taktik ini tidak terlihat menantang otoritas, namun masih bisa memberikan opsi atau ide yang beda dari atasan.

Baca Juga: 7 Kesalahpahaman dari Bounded Choice yang Mesti Kamu Tahu Agar Terhindar Konflik dengan Atasan

  1. Atasan Menyalahkan Tim

Situasi: Terjadi sebuah kegagalan proyek, lalu atasan menyalahkan tim sepenuhnya.

Contoh respon:

Jangan: “Itu bukan salah tim saja.”

Lakukan: Respon strategis (reframing netral). Misal, “Untuk memastikan ke depan lebih optimal, mungkin kita bisa lihat dua sisi: faktor eksekusi di tim dan juga timeline awal. Dari situ kita bisa perbaiki prosesnya.”

Taktik ini bisa efektif karena tidak menyalahkan balik dan menggeser dari “siapa salah”  menjadi “apa yang harus diperbaiki” .

  1. Atasan Haus Pengakuan

Situasi: Sekali lagi, orang dengan NPD itu selalu butuh validasi. Dalam hal ini atasan terus menonjolkan dirinya dan ingin dipuji.

Contoh respon:

Halaman:

Tags

Terkini