Lakukan: Respon strategis (controlled validation), validasi yang bisa kamu kendalikan. Misal, “Arahan Bapak/Ibu sebelumnya memang membantu memperjelas prioritas. Dari situ tim bisa bergerak lebih cepat.”
Taktik ini melakukan validasi namun secukupnya untuk menstabilkan ego atasan. Jangan berlebihan, agar tidak jadi pola manipulative.
Intinya, dalam berkomunikasi dengan atasan yang NPD, gunakan struktur berbicara seperti ini:
Baca Juga: Tantangan di Tempat Kerja Multigenerasi, Ketika Gaya Komunikasi dan Ekspektasi Jadi Penghalang
- Validasi ringan (dalam prinsip Aristotle masuk dalam pilar ethos). Misal: “Betul pak/bu...”
- Kemukakan data/fakta (dalam prinsip Aristotle masuk dalam pilar logos). Misal: “Berdasarkan data...”
- Berikan Solusi (dalam prinsip Aristotle masuk dalam pilar action). Misal: “Langkah berikutnya...”
Yang harus kamu hindari dalam merespon/menghadapi atasan dengan NPD adalah mengoreksi langsung di depan umum, membandingkan dengan tim/oang lain, disampaikan dengan nada emosional/defensive, serta membuka konflik personal di forum formal. ***