4. Bersikaplah profesional:
Gunakan nada profesional dan hindari mengungkapkan perasaan atau kritik negatif apa pun dalam surat Anda. Ingat, ini adalah komunikasi bisnis formal.
5. Jelas dan ringkas:
Surat Anda harus dengan jelas menyatakan bahwa Anda mengundurkan diri dari posisi Anda dan tanggal efektif pengunduran diri Anda. Jaga agar surat tetap singkat dan to the point, hindari detail atau penjelasan yang tidak perlu.
6. Ucapkan terima kasih:
Tunjukkan penghargaan Anda atas peluang dan pengalaman yang Anda miliki bersama perusahaan. Berterimakasihlah kepada atasan dan kolega Anda atas dukungan dan bimbingan mereka selama Anda bersama organisasi.
Baca Juga: Isi Lengkap Surat Terbuka Pengunduran Diri Rafael Alun Trisambodo Sebagai ASN Dirjen Pajak
7. Tawarkan bantuan:
Jika memungkinkan, tawarkan bantuan dalam proses transisi. Ini dapat mencakup pelatihan pengganti atau memberikan panduan tentang proyek-proyek yang luar biasa.
Ungkapkan kesediaan untuk membantu di masa depan: Tegaskan kembali kesediaan Anda untuk membantu perusahaan di masa depan jika diperlukan.
Akhiri dengan pernyataan positif: Akhiri surat pengunduran diri Anda dengan catatan positif, terima kasih sekali lagi kepada atasan Anda atas kesempatan bekerja untuk perusahaan.
Akhiri dengan penutupan profesional: Tutup surat pengunduran diri Anda dengan penutupan profesional, seperti "Hormat kami" atau "Salam," diikuti dengan tanda tangan dan nama Anda.
8. Berikan informasi kontak:
Berikan informasi kontak Anda sehingga atasan Anda dapat menghubungi Anda jika diperlukan.
Baca Juga: Kenapa Sih Surat Resign Disebut A Letter to Elise?