kubikel

5 Kesalahan Saat Memilih Partner Bisnis yang Harus Dihindari Agar Tidak Pecah Kongsi

Jumat, 24 Maret 2023 | 17:48 WIB
Ilustrasi: Salah satu kesalahan saat memilih partner bisnis adalah, terlalu mengutamakan keakraban. (Freepik/Yanalya)

Buka kemungkinan untuk bekerja dengan mantan rekan kerja, karena perilaku mereka bisa diprediksi, dan meningkatkan akses ke beragam sumber daya dan informasi.

Singkatnya, kenali cofounder pilihan kamu, tetapi jangan terlalu akrab.

Terburu-buru membentuk kemitraan

Pengusaha pemula mengabaikan pentingnya menghabiskan waktu bersama di luar lingkungan kerja. Ini bisa menciptakan gesekan tentang bagaimana menjalankan usaha di tahap selanjutnya.

Lebih baik atur pertemuan sesering mungkin, baik dalam lingkungan sosial maupun profesional. Semakin bervariasi pertemuan, semakin baik.

Pertemuan rutin akan membuat kamu lebih memahami calon cofounder sebagai pribadi dan bagaimana mereka merespons lingkungan yang berbeda.

Tidak memprioritaskan soft skill

Begitu ada daftar calon partner bisnis, pertimbangkan dengan cermat hard skill maupun soft skill-nya. Hard skill bersifat teknis, seperti pemrograman, pengembangan web, dan manajemen proyek.

Sedangkan soft skill berasal dari kualitas pribadi yang membantu seseorang berkembang di tempat kerja, seperti persuasif, mampu bekerjasama, atau kemampuan mengatasi konflik.

Soft skill kamu juga harus melengkapi keterampilan partner kamu. Semakin berbeda soft skill kamu dan partner, semakin besar kemungkinan tim kamu akan berhasil.

Jadi, kalau soft skill kamu mencakup kepemimpinan dan pemikiran kritis (misalnya), carilah mitra yang mahir dalam komunikasi, memecahkan masalah, atau mengelola stres.

Baca Juga: Selama Ramadhan, ASN yang Bekerja 6 Hari Seminggu Bisa Pulang Jam 14.00, Kamu Pulang Jam Berapa?

Tidak membuat surat perjanjian kerjasama

Berbisnis tanpa surat perjanjian kerjasama adalah salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan oleh orang yang tidak berpengalaman.

Biasanya mereka juga menghindar dari pembicaraan tentang peran yang akan dimainkan masing-masing pasangan, dan pengaturan keuangan yang akan memuaskan kedua belah pihak.

Halaman:

Tags

Terkini