Saat orang memahami cara bekerja dengan data, mereka dapat membuat keputusan yang akan mengarahkan ke arah yang benar.
● Jangan ragu membuat ulang
Saat bisnis dan pelanggan berubah, kamu mungkin perlu merevisi KPI. Mungkin ada yang sudah tidak relevan lagi atau perlu menyesuaikan berdasarkan performa. Pastikan kamu memiliki rencana untuk mengevaluasi dan membuat perubahan pada KPI bila diperlukan.
● Hindari terlalu banyak KPI
Perlu diingat bahwa definisi KPI mengacu pada target yang paling penting. Hindari terlalu banyak KPI dengan cara berfokus pada tindakan yang paling berdampak.
Baca Juga: Apa itu CV ATS dan Benarkah Bisa Membuatmu Lebih Mungkin Dipanggil Interview Kerja?
Contoh KPI berdasarkan divisi
1. Finance atau Keuangan
Mulai dari biaya dan pendapatan hingga margin dan manajemen kas, manajer keuangan memiliki banyak pilihan untuk melacak kemajuan keuangan.
Berikut adalah beberapa contoh untuk dipertimbangkan saat menentukan KPI:
● Margin Laba Kotor (dan %)
● Marjin Laba Usaha (dan %)
● Margin Laba Bersih (dan %)
● Rasio Beban Usaha
● Rasio Modal Kerja
2. Sales atau Penjualan
Pastikan tim memenuhi target penjualan dengan melacak dan secara teratur KPI penjualan, termasuk prospek, peluang, penjualan tertutup, dan volume.
Berikut adalah beberapa contoh KPI untuk tim penjualan:
● Prospek Masuk Baru
● Peluang Berkualitas Baru
● Total Nilai Pipeline
● Volume Penjualan berdasarkan Lokasi
● Nilai Pesanan Rata-Rata