kubikel

Alasan Banyak Kaum Milenial Suka Pura-Pura Kaya, yang Ternyata Banyak Kerugiannya

Minggu, 23 Juli 2023 | 11:00 WIB
Ilustrasi: Ada alasan tertentu mengapa milenial suka pura-pura kaya. (Freepik/Rawpixel)

Baca Juga: 5 Cara Mengatur Keuangan Agar Gaji Cukup buat Sebulan (dan Nggak Malah Amblas Sebelum Akhir Bulan)

Untuk mengikuti tren dan tampil kaya ini, mereka mengeluarkan uang lebih banyak di luar kemampuan keuangan, bahkan membuat mereka hidup dengan utang.

3. Kurangnya pendidikan keuangan

Kurangnya pendidikan keuangan secara signifikan berkontribusi pada tren fake rich.

Menurut Laporan Pendidikan Keuangan Negara 2022 NGPF, hanya 16% generasi milenial yang memiliki pengetahuan keuangan dasar, seperti memahami suku bunga, inflasi, dan berinvestasi.

Kurangnya pendidikan keuangan sering menyebabkan pengambilan keputusan keuangan yang buruk, seperti pengeluaran berlebihan, mengambil terlalu banyak utang, serta mengabaikan tabungan dan investasi.

Banyak milenial mungkin juga tidak memiliki pengetahuan dasar tentang penganggaran, investasi, dan pengelolaan kredit sehingga rentan terhadap penipuan dan jebakan keuangan.

4. Perilaku impulsif

Ini adalah faktor utama penyebab tren pura-pura kaya di kalangan milenial. Banyak anak muda yang mudah terpengaruh oleh media sosial dan iklan sehingga berbelanja secara impulsif untuk mengikuti tren dan terlihat kaya.

Perilaku impulsif sering menyebabkan pengeluaran berlebihan dan berutang karena membeli barang-barang mahal yang tidak mampu dibeli.

Tren milenial suka pura-pura kaya ini mendorong kaum muda untuk memprioritaskan harta benda dan penampilan daripada stabilitas dan keamanan finansial.

Memalsukan kekayaan bisa sangat merugikan

Fenomena fake rich bisa memengaruhi kesehatan finansial seseorang dan kesejahteraan secara keseluruhan. Berikut adalah kerugian jika milenial suka pura-pura kaya:

Baca Juga: Mengubah Karir di Usia 30 Memang Agak Menakutkan, tapi 7 Langkah Ini Bikin Kamu Lebih Siap

1. Utang bertambah

Halaman:

Tags

Terkini