kubikel

Cara Agar Foto dan Headline Profil LinkedIn Disukai dan Menarik Perhatian Rekruter

Minggu, 23 Juli 2023 | 14:00 WIB
Dua hal yang pertama kali dilihat rekruter adalah foto dan headline di profil LinkedIn. (LinkedIn)

PejuangKantoran.com - Bagi para pencari kerja, LinkedIn adalah salah satu platform paling penting untuk menunjukkan keahlian dan pencapaian karir.

Selain itu, dengan lebih dari 930 juta pengguna (dan terus bertambah), LinkedIn tetap menjadi platform pilihan bagi perekrut, manajer perekrutan, dan profesional yang mencari kandidat potensial.

“Profil LinkedIn adalah merek digital dirimu. Saya tidak dapat memberitahumu berapa kali kami memiliki dua kandidat dengan kualifikasi yang sama.

"Tapi orang dengan profil LinkedIn yang lebih kuat yang akan mendapatkan pekerjaannya,” kata Lianne Zhang, direktur bakat di Milestone Technologies.

Baca Juga: 5 Soft Skill yang Perlu Dikuasai Karyawan Gen Z, yang Semuanya Berakar pada Komunikasi!

Dua hal yang pertama kali akan dilihat adalah foto dan headline yang kamu gunakan di profil LinkedIn. Berikut adalah tips agar foto dan headline di LinkedIn menarik perhatian rekruter.

Unggah foto yang profesional
Dua hal yang akan memberikan pencitraan awal yang dilihat orang saat mengunjungi profil LinkedIn adalah foto profil. Berikut adalah tips agar fotomu terlihat profesional.

Pertama, unggah foto yang benar-benar menampilkan seluruh wajahmu. Jika tidak, ini bisa menimbulkan kesan negatif bagi perekrut.

“Apalagi jika tidak ada foto di LinkedIn yang dalam beberapa kasus dapat menyebabkan ketidakpercayaan pada akun tertentu,” kata Oleksandra Syzonets, seorang perekrut di Reply.io.

Emma Lindberg, manajer perekrutan di agen kepegawaian TI Advantis Global setuju bahwa foto profil menciptakan perbedaan besar bagi perekrut yang mencoba membedakan antara akun asli dan palsu.

Kedua, hindari menggunakan foto seluruh tubuh atau foto yang terlihat seperti selfie atau menyertakan latar belakang yang berantakan atau sibuk.

Stacey Mallory, direktur pelaksana di Altis Recruitment, mengatakan bahwa foto profil LinkedIn idealnya tidak boleh dipotong karena tidak menunjukkan tingkat profesionalisme.

Ketiga, meski ingin menampilkan kepribadian diri, tetapi foto tetap berfokus pada bisnis, menurut Maciej Kubiak, Kepala HR di PhotoAiD.

“LinkedIn bukan Facebook, jadi gambar profil harus terkait dengan bisnis,” ujarnya.

Kamu harus memiliki gaya rambut, tata rias, dan pakaian formal yang rapi, serta jelas dan cukup terang.

Halaman:

Tags

Terkini