kubikel

Belajar Sambil Mendengarkan Lagu Bikin Hasil Lebih Maksimal, Ini Lagu Terbaik berdasarkan Survei

Senin, 31 Juli 2023 | 07:00 WIB
Ilustrasi: Belajar sambil mendengarkan musik membantu siswa lebih fokus, dan mendapat hasil yang lebih maksimal. (Freepik)

Kemungkinan siswa laki-laki untuk mendengarkan EDM saat belajar 166% lebih besar dibandingkan siswa perempuan.

Bagi siswa yang ingin meningkatkan nilai sebaiknya mempertimbangkan untuk tidak mendengarkan musik dengan lirik yang berat. Penelitian menemukan bahwa lirik dapat mengganggu ingatan sehingga siswa harus berhati-hati saat mendengarkan lagu untuk belajar.

Mungkin ini sebabnya musik klasik dan instrumental menjadi musik yang paling disukai oleh siswa berprestasi tertinggi, dengan persentase masing-masinh 55% dan 54%.

Musisi yang paling banyak didengarkan siswa berprestasi

Musik klasik mungkin membantu fokus, tetapi siswa lebih suka mendengarkan artis favorit mereka untuk membantu melalui sesi belajar yang panjang.

Meskipun banyak siswa belajar dengan genre musik yang sama, tetapi artis di playlist mereka berbeda-beda.
Artis favorit para siswa perempuan teratas adalah SZA, Taylor Swift, dan The Weeknd. Sementara untuk laki-laki, The Weeknd ada di posisi teratas bersama 21 Savage dan Kendrick Lamar.

Namun, jika ingin memiliki nilai bagus seperti para siswa yang berprestasi, kamu sebaiknya mendengarkan Taylor Swift. Bersama dengan The Weeknd dan SZA, mereka adalah musisi favorit siswa dengan IPK tertinggi, yaitu 3,5 – 4,0.

Baca Juga: Pssst... Ada Fitur Baru di WhatsApp: Pesan Video Instan, Versi Canggih dari Pesan Suara

Lagu yang cocok didengarkan saat belajar menurut Spotify

Selain preferensi siswa, apa yang membuat sebuah lagu cocok untuk belajar? Untuk mengetahuinya, College Rover menggunakan API Spotify untuk memeriksa daftar putar studi teratas dan karakteristik lagunya.

Pembuat di balik daftar putar (playlist) studi Spotify telah melakukan penelitian dengan cermat mengenai efek musik pada pembelajaran, yang dilihat dari ada atau tidaknya lirik, tempo, kenyaringan, dan valensi.

Itulah alasannya pendengar tidak akan menemukan banyak lirik yang mengganggu di playlist studi Spotify karena genre yang paling umum adalah lo-fi, klasik/instrumental, dan soundtrack.

Selain instrumental, lagu yang baik untuk belajar biasanya memperhatikan tempo dengan cermat.
Tempo adalah kecepatan lagu dan diukur dalam ketukan per menit (BPM), dengan tempo lambat serendah 25 BPM dan cepat setinggi 200 BPM.

Dengan BPM rata-rata 113, lagu-lagu di playlist studi Spotify berada tepat di tengah dengan tempo sedang, Hal ini membantu siswa belajar tanpa tergoda untuk tertidur atau mulai berdansa.

Daftar putar studi Spotify juga memiliki volume yang lebih pelan dari biasanya. Ini karena Spotify secara otomatis menyetel normalisasi kenyaringan pada lagu hingga -14 desibel, tetapi rata-rata adalah -16 desibel.

Halaman:

Tags

Terkini