kubikel

Tak Hanya Karyawan yang Rugi, Perusahaan Juga Boncos Jika Terus Melakukan PHK Besar-besaran

Selasa, 1 Agustus 2023 | 17:22 WIB
Ilustrasi: Perusahaan juga akan merugi jika terus-menerus mem-PHK karyawan. (Freepik/Master1305)

PejuangKantoran.com - Para pekerja yang terhindar dari PHK pada 2022, pada awal 2023 disebut menghadapi masalah serius. Meskipun tidak kehilangan pekerjaan, tetapi itu tidak membuat hidup mereka lebih mudah.

Setiap hari, karyawan yang lolos dari layoff akan khawatir jika sewaktu-waktu akan tiba giliran mereka diberhentikan. Mereka dituntut agar setiap tugas dilakukan dengan sempurna agar tidak membuat dirinya dipecat.

Karyawan akan selalu ketakutan melakukan kesalahan. Ditambah lagi dengan beban kerja yang meningkat dan ketidakpastian, membuat mereka lama-kelamaan putus asa.

Baca Juga: Miris, Sebagian Besar Korban Perdagangan Ginjal Ilegal adalah Orang yang Terkena PHK

Dilema yang dialami para karyawan yang tidak kena PHK

Dengan berkurangnya jumlah karyawan, tugas-tugas dari karyawan yang di-PHK otomatis akan dibebankan kepada karyawan yang tersisa.

Tanggung jawab yang meningkat, tetapi tanpa disertai kenaikan gaji, pada akhirnya akan mengikis kesetiaan para karyawan yang tersisa.

Daripada melakukan upaya terbaik, mereka mungkin akan lebih memilih untuk pindah dan mencari peluang baru.

Karyawan terbaik dan paling cerdas biasanya yang pertama pergi karena mereka merasa memiliki lebih banyak pilihan dengan keahlian dan reputasi yang dimilikinya.

Saat itulah nasib karyawan yang tersisa akan menjadi lebih buruk.

Jika manajer tidak berencana untuk menggantikan anggota tim yang akan pergi, karyawan yang tersisa akan berpikir perusahaan memiliki kesulitan keuangan yang jauh lebih besar daripada yang diceritakan.

Semakin lama karyawan yang tersisa dipaksa mengambil proyek tambahan atau bekerja lebih lama, mereka akan semakin marah, kesal, dan frustrasi.

 

Baca Juga: Break 5 Menit Usai Bekerja Keras Ternyata Bisa Bikin Kamu Lebih Produktif Kerja

Saat rekan kerja yang dekat dengannya pergi, karyawan yang tersisa akan merasa kehilangan. Padahal, salah satu alasan terbesar orang bertahan di perusahaan adalah karena hubungan eratnya dengan sekelompok kecil teman kerja.

Halaman:

Tags

Terkini