Wajar jika kamu merasa sedih, marah, atau cemas tentang masa depan yang tiba-tiba berubah muram. Ini semua sangat normal.
Faktanya, membiarkan diri melewati tahap kesedihan ini akan membuatmu lebih baik dalam memposisikan diri untuk melihat peluang di masa depan, daripada hanya memendam perasaan dan kembali mencari-cari lowongan kerja.
Sulit untuk membuat kemajuan saat kamu masih terluka pada masa lalu.
4. Beritahu orang-orang apa yang kamu alami
Tidak dapat disangkal bahwa tawaran pekerjaan yang ditarik kembali dapat menjadi pengalaman traumatis, terutama jika kamu telah menolak tawaran kerja di tempat lain.
Jadi bagaimana kamu bisa membalikkan keadaan pada situasi yang buruk ini? Bagikan kisahmu pada jejaring kerjamu.
Baca Juga: Tak Hanya Karyawan yang Rugi, Perusahaan Juga Boncos Jika Terus Melakukan PHK Besar-besaran
Kemungkinan besar kamu akan mendapatkan beberapa kata penyemangat yang sangat dibutuhkan, dan bahkan mungkin beberapa petunjuk untuk menemukan lowongan baru.
Tetapi jika membagikannya secara luas tidak membuatmu nyaman, kamu bisa langsung menceritakannya kepada mentor atau rekan kerja lama.
5. Pertimbangkan untuk meminta kembali pekerjaan lamamu
Jika kamu telah memberikan surat resign pada atasan, tetapi saat ini benar-benar membutuhkan pekerjaan itu, mengapa tidak mencoba memintanya kembali? Kamu bisa menjelaskan apa yang terjadi.
Tentu, kamu mungkin merasa seperti sedang merendahkan diri. Namun, jika kamu membutuhkan penghasilan dan tahu bahwa kamu berharga dalam pekerjaan itu, tidak ada salahnya untuk bertanya.
6. Tidak perlu menyalahkan diri sendiri
Pembatalan tawaran pekerjaan sama sekali bukan kesalahanmu. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan pembatalan tawaran pekerjaan yang berada di luar kendalimu.
Baca Juga: Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Suka Menyela Pembicaraan, Khususnya saat Rapat