kubikel

Jangan Takut Lakukan Obrolan Ringan sebelum Wawancara untuk Membantu Cairkan Suasana

Senin, 14 Agustus 2023 | 16:38 WIB
Ilustrasi: Melakukan obrolan ringan sebelum wawancara kerja bisa membantumu untuk mengambil hati orang yang kamu ajak bicara. (Freepik/Aleksandar Little Wolf)

Obrolan ringan juga dapat menonjolkan kepribadianmu untuk menciptakan suasana positif. Hal ini membuat wawancara lebih santai dan menyenangkan baik bagi dirimu sendiri dan pewawancara.

Topik yang sebaiknya dibicarakan

Kamu bisa mengangkat topik-topik sederhana untuk membangun hubungan baik saat terlibat dalam obrolan ringan.

Cairkan suasana dengan mengangkat berbagai jenis topik sehari-hari, seperti udara buruk belakangan ini, perjalanan ke kantor, olahraga, film baru, atau beberapa topik yang sedang tren yang didiskusikan semua orang.

Ini juga berguna untuk “membaca” si pewawancara, dan mencari tahu orang-orang yang sama-sama kamu kenal.

Melakukan hal ini memungkinkanmu mengenal orang lain secara perlahan dan menemukan kesamaan sehingga mampu untuk berhubungan jangka panjang.

Kuncinya adalah tampil tulus, ceria, termotivasi, dan senang berada dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga: Susah Menepati Deadline? Begini Caranya Supaya Pekerjaan Selesai Tepat Waktu

Banyak berlatih sebelumnya

Wajar jika kamu merasa canggung memulai percakapan dengan orang asing. Kamu mungkin takut ketika mencoba menciptakan relasi, manajer perekrutan tidak membalas, dan kamu akan merasa tidak nyaman.

Seperti hal lainnya, semakin banyak berlatih, semakin baik hasilnya. Jadi, latihlah percakapan ringan dengan orang yang kamu kenal. Kemudian, beralihlah untuk mendekati orang asing dan mengobrol dengannya.

Jack Kelly, seorang rekruter, berkata bahwa ia selalu melakukan hal tersebut untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, serta mempelajari mana yang berhasil dan tidak.

Menurutnya, percakapan singkat dan baik berasal dari pujian yang bisa meningkatkan suasana hati semua pihak yang terlibat.

“Istri dan putri saya biasanya memuji perempuan lain atas pakaian mereka yang bagus, perhiasan, kacamata, atau hal lain yang mereka hargai.

"Setiap kali itu terjadi, saya melihat mata penerima pujian menjadi menyala dan itu membuat hari mereka menyenangkan,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini