kubikel

3 Hal yang Bisa Ditawarkan Perusahaan untuk Merebut Hati Calon Karyawan yang Berpotensi

Kamis, 31 Agustus 2023 | 11:02 WIB
Ilustrasi: Ada beberapa hal yang bisa ditawarkan perusahaan untuk merebut hati calon karyawan. (freepik.com/@yanalya)

PejuangKantoran.com - Meskipun gaji lebih besar menjadi salah satu jaminan karyawan tidak akan kabur ke perusahaan lain, nyatanya hal tersebut bukan segalanya bagi karyawan saat ini.

Perusahaan yang lebih unggul adalah perusahaan yang bersedia melakukan upaya untuk memahami secara mendalam apa yang dihargai oleh para pekerjanya selain uang.

Alasan karyawan keluar dari perusahaan -yang semakin meningkat akhir-akhir ini- adalah jam kerja atau lokasi yang tidak fleksibel, kurangnya kepercayaan pada kepemimpinan, dan rendahnya kesejahteraan pribadi, menurut Indeks Tren Kerja 2022 dari Microsoft.

Baca Juga: Bahkan Zoom Meminta Karyawan untuk Kembali Bekerja di Kantor, Setidaknya 2 Kali Seminggu

Pew Research Center juga menemukan bahwa kurangnya kesempatan untuk maju adalah alasan nomor dua orang berhenti kerja, hanya sedikit tertinggal dari gaji yang rendah.

Menurut John Baldino, presiden Humareso, sebuah perusahaan konsultan sumber daya manusia global, pengusaha harus mengubah cara berhubungan dengan karyawan.

Menurutnya ada tiga hal selain gaji untuk merebut hati calon karyawan dengan talenta hebat.

1. Jenjang karir yang jelas

Kurangnya peluang untuk pengembangan dan kemajuan karir adalah faktor nomor satu yang mendorong karyawan berhenti bekerja dalam satu tahun terakhir, menurut studi McKinsey baru-baru ini.

Karyawan bisa melihat ke mana kerja kerasnya akan membawa hasil. Namun, banyak perusahaan yang gagal memberikan jenjang karir yang jelas untuk karyawannya.

Untuk menduduki salah satu dari beberapa posisi manajemen, karyawan biasanya harus menunggu kursi dibuka, yang mungkin terjadi karena atasannya dipromosikan.

Baca Juga: Buat Para Bos, Ini 5 Cara Agar Karyawan Tidak Memilih Quiet Quitting saat Bekerja

Lalu, dia harus bersaing dengan rekan-rekannya untuk mendapatkan jabatan tersebut. Namun hanya ada satu karyawan yang mendapatkan posisi tersebut, dan yang membatasi potensi karyawan lainnya.

Sebaiknya, perusahaan menawarkan alternatif yang lebih baik, dan menyadari bahwa semua karyawan berhak mengikuti jenjang karir yang tersedia.

Perusahaan harus mengambil pendekatan berbasis keterampilan kepada karyawan yang berpotensi. Keterampilan apa yang ingin diperoleh dalam dua tahun ke depan, jenis pekerjaan apa yang ingin dilakukan, dan jabatan apa yang ingin dicapai.

Halaman:

Tags

Terkini