PejuangKantoran.com - Buat para karyawan, Human Resources Departement atau HRD diharapkan bisa jadi penolong dan jembatan untuk masalah yang muncul dalam pekerjaan.
Selain mengurus berbagai urusan perekrutan karyawan, HRD diharapkan bisa menjadi sosok yang 'bersahabat' dan membantu permasalahan kerja.
Sayangnya, tak jarang yang terjadi justru sebaliknya. HRD seringkali justru jadi 'musuh' bersama lantaran bukan membantu tapi mempersulit.
Baca Juga: Seleksi Terbuka: Direktur Politeknik Kesehatan di 9 Wilayah Kementerian Kesehatan
Hal ini dialami Gabby, seorang karyawati di perusahaan besar di Jakarta. Di tengah dateline pekerjaannya, dia masih harus menghadapi masalah dalam pekerjaannya yang menurut dia sebaiknya bisa dibantu oleh HRD.
Saat sedang bekerja, Gabby mendapat email penolakan klaim asuransi. Dia disarankan untuk menghubungi HRD yang 'terpilih' untuk menangani masalah asuransi itu dengan menanyakan alasan penolakan klaim asuransi.
"Dibilang ditolak karena kelengkapan dokumen tidak dipenuhi lebih dari 30 hari. Padahal semua sudah dipenuhi dalam waktu seminggu," katanya kepada PejuangKantoran.com.
"Ya saya minta penjelasan dong, plus dikasih bukti ke mereka dengan harapan bisa fasilitasi saya dan asuransi. Tapi nyatanya enggak."
Gabby mengungkapkan alih-alih membantu, HRD-nya menjawab dengan bahasa yang digambarkannya seolah-olah lepas tanggung jawab.
Baca Juga: Tahan Jangan Beli Dulu Buat Investasi, Harga Emas Hari Ini Lagi Naik Rp7.000
"Dia bilang kalau dia hanya menginfokan email dari asuransi saja. Kalau urusan itu saya harus kontak langsung ke asuransinya."
"Itu pun yang dia kasih kontaknya hanya call center, bukan contact person langsung yang memang handle. Setahu saya, HRD seharusnya juga ikut membantu untuk mengatasi masalah ini, atau setidaknya kasih solusi harus gimana."
"Ketika saya colek kembali kalau saya butuh bantuan untuk hal ini dari HRD, saya malah disuruh chat call center aja. Duh."
"Bukan meminta mereka untuk menyelesaikan masalah saya, tapi setidaknya membantu mencari solusi dan menjembatani masalah ini dengan pihak asuransi bukan cuma jadi tempat tukar email saja."
Artikel Terkait
Alphabet, Perusahaan Induk Google, Mem-PHK 200 Karyawan Demi Kemandirian Finansial
Batal Memerankan Roy, Bio One Merasa Kesepian Saat Syuting Film Balada Si Roy. Ada Apa, Sih?
Gajian Masih Lama Bestie, Ini Cara Atur Keuangan Biar Dompet Tetap Sehat
Tahan Jangan Beli Dulu Buat Investasi, Harga Emas Hari Ini Lagi Naik Rp7.000
Asal Mula Friday the 13th dan Misteri tentang Lantai 13 Dihilangkan dari Beberapa Gedung Hotel
Ini Tanda-tanda Kamu Overconfidence Saat Interview Kerja, Hasilnya Ternyata Tidak Menguntungkan!
Seleksi Terbuka: Direktur Politeknik Kesehatan di 9 Wilayah Kementerian Kesehatan