PejuangKantoran.com - Beberapa hari lalu, para mahasiswa seperti mendapat angin segar saat mendengar ada kemungkinan skripsi dihapus.
Hal ini bermula ketika Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan bahwa mahasiswa tidak lagi diwajibkan untuk membuat skripsi sebagai tugas akhir.
Begitu juga dengan mahasiswa jenjang S-2 dan S-3 yang sudah tak diwajibkan untuk mengunggah jurnal yang sudah dikerjakan.
Baca Juga: Alasan DPR Mengusulkan untuk Menunda Penghapusan Tenaga Honorer hingga Desember 2024
Hal tersebut disampaikan Nadiem saat meluncurkan Merdeka Belajar Episode ke-26: Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi.
"Tugas akhir bisa berbentuk macam-macam. Bisa berbentuk prototipe, proyek, bisa berbentuk lainnya, bukan hanya skripsi tesis dan disertasi. Keputusan ini ada di perguruan tinggi," katanya.
Jadi, benarkah skripsi dihapus, sehingga mahasiswa tidak akan terbebani lagi dengan skripsi sebagai syarat kelulusan? Cek dulu faktanya.
Nadiem Makarim beri penjelasan lebih lanjut
Saat Rapat Kerja bersama Komisi X DPR yang berlangsung pada Rabu (30/8/2023) lalu, Nadiem memberikan klarifikasi mengenai rumor bahwa skripsi dihapus.
Menurutnya, ia bukan menghapus kewajiban skripsi sebagai syarat kelulusan mahasiswa, melainkan membebaskan perguruan tinggi untuk bisa memilih syarat kelulusan mahasiswa selain skripsi, misalnya dalam bentuk prototipe, proyek, atau bentuk tugas lainnya.
Seperti yang tertulis dalam Pasal 18 ayat (9) Permendikbud Ristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, program studi pada program sarjana atau sarjana terapan bisa mencapai kompetensi lulusan melalui:
a. Pemberian tugas akhir yang dapat berbentuk skripsi, prototipe, proyek, atau bentuk tugas akhir lainnya yang sejenis, baik secara individu maupun berkelompok; atau
b. Penerapan kurikulum berbasis proyek atau bentuk pembelajaran lainnya yang sejenis dan asesmen yang dapat menunjukkan ketercapaian kompetensi lulusan.
Baca Juga: Ironis Cara Pandang Kamaruddin Simanjuntak Giring Opini Liar Ke Mantan Suami Kedua Rina Lauwy
Artikel Terkait
Kriteria dan Dokumen Persyaratan untuk Permohonan Surat Dukungan untuk Work and Holiday Visa
9 Red Flag Saat Wawancara Kerja yang Bisa Jadi Tanda Awal Lingkungan Kerja yang Toxic
Main Jadi Anak Geng Lagi, Pangeran Lantang Kena Tendangan Betulan Saat Syuting Film Galaksi
Tips Meningkatkan Penghasilan dalam Waktu Singkat, bahkan Tiga Kali Lipat dari Sekarang
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Perusahaan untuk Merebut Hati Calon Karyawan yang Berpotensi
Terlalu Lama Menunda Menyiapkan Rencana Keuangan untuk Masa Depan bakal Bikin Kamu Nyesel!