Menurutnya, masyarakat harus bisa menerima pekerja asing di Jepang secara layak sebagai anggota industri, ekonomi, dan komunitas lokal Jepang.
Langkah antisipasi yang dilakukan Jepang
Selain imbauan tersebut, Jepang juga meluncurkan langkah-langkah untuk menarik talenta-talenta global terbaik untuk meningkatkan perekonomiannya.
Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan akan "menciptakan sistem kelas dunia untuk menerima pekerja berketerampilan tinggi."
Namun, berbagai faktor disebut bisa menjadi tantangan bagi Jepang di era persaingan global ini.
Sebut saja pertumbuhan upah yang lamban dan budaya perusahaan yang lama, hingga program visa baru di negara-negara Asia, serta naiknya tingkat gaji di negara-negara berkembang.
Itulah mengapa pemerintah memutuskan melakukan revisi besar terhadap program tenaga kerja asing, termasuk mengganti program magang teknis dengan kerangka kerja baru yang dapat mengatasi kekurangan tenaga kerja secara lebih langsung.
Baca Juga: Benarkah September Waktu Terbaik untuk Mendapatkan Pekerjaan?
Salah satunya dengan melakukan program baru untuk menerima pekerja bergaji tinggi dari luar negeri.
Jadi, jika ada pekerja yang dibayar lebih dari 20 juta yen atau sekitar Rp 2 triliun per tahun dan memenuhi beberapa kriteria lainnya, maka dia dapat mengajukan permohonan izin tinggal permanen setelah tinggal selama satu tahun.
Langkah lainnya adalah mengizinkan lulusan dari 100 universitas terbaik dunia untuk tinggal selama dua tahun. Pemberian visa kepada lulusan yang menjadi pengangguran ini menunjukkan keinginan pemerintah untuk menarik talenta muda.
Masalah pekerja asing di Jepang
Apakah upaya Jepang ini akan semakin minat pekerja asing untuk bekerja di sana? Belum tentu.
Para ahli menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan Jepang yang enggan mengubah budaya tenaga kerja di tempat kerjanya justru menjadi masalah.
“Ketika saya berbicara dengan mahasiswa asing, mereka mengatakan bahwa mereka merinding ketika melihat N1 sebagai persyaratan untuk mendapatkan pekerjaan,” kata Yoshida dari Transcend-Learning.
Artikel Terkait
Wabah Virus Nipah Merebak di India, Bagaimana Cara Penularannya dan Apa Gejalanya?
5 Langkah untuk Menyiapkan Lamaran yang Tepat untuk Mendaftar Beasiswa Chevening 2023
6 Tunjangan PNS yang akan Dihapus Jika Single Salary System Jadi Diterapkan
7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Pelamar tentang Beasiswa Chevening
Content Creator Ngaku Di-Prank Traveloka, Penerbangan Dibilang Batal padahal Masih Sesuai Jadwal
Punya Formasi Jauh Lebih Besar Dibanding CPNS, Ini Alur Seleksi dan Nilai Ambang Batas PPPK