Pemerintah Jepang Semakin Rajin Rekrut Pekerja Asing, tapi Terapkan Aturan Kerja yang Sulit

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 19 September 2023 | 16:02 WIB
Ilustrasi: Jepang semakin membuka diri terhadap tenaga kerja asing. (Freepik)
Ilustrasi: Jepang semakin membuka diri terhadap tenaga kerja asing. (Freepik)

Sebagai informasi, N1 merupakan tingkat tertinggi dalam Tes Kemahiran Bahasa Jepang. Aturan ini seolah-olah tidak secara langsung memberitahu bahwa orang asing tidak cocok bekerja di Jepang. Faktanya, banyak calon pekerja yang menyerah karena aturan ini.

Tokyo juga tertinggal dibandingkan kota-kota besar di Asia, seperti Seoul dan Singapura, dalam hal jumlah sekolah internasional dan dokter berbahasa Inggris, kata Yamada dari Japan Research Institute.

Baca Juga: Komedian Jimmy Fallon Disebut sebagai Bos yang Moody, Bagaimana Cara Menghadapi Bos Seperti Ini?

“Masalahnya adalah Jepang kurang memiliki pengalaman bekerja dengan orang asing dibandingkan dengan negara lain.

"Kita memerlukan lebih banyak pertukaran tenaga kerja melalui pariwisata atau dengan meningkatkan investasi asing ke Jepang,” ujarnya.

Jadi, menurut para ahli tersebut, Jepang tetap akan kesulitan mendapatkan pekerja asing karena yang menjadi masalah bukan pada izin visa, melainkan masyarakat Jepang sendiri. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Nikkei Asia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X