PejuangKantoran.com - Riwayat pekerjaan, pencapaian yang paling membanggakan, keahlian dan keterampilan, serta dan latar belakang pendidikan, adalah poin-poin yang wajib dicantumkan di dalam CV.
Tetapi meskipun memasukkan detail tentang latar belakang pendidikan kamu ke dalam CV adalah hal yang wajar, peluangmu untuk diterima bekerja bisa berkurang kalau kamu terlalu banyak berbagi informasi.
Debra Wheatman, konsultan karir dan founder Careers Done Write, bahkan mengatakan, kamu bukan hanya bisa menghilangkan tahun kelulusan di CV tetapi juga apapun yang bisa menimbulkan diskriminasi usia.
Baca Juga: Kata Siapa Kita Harus Mencantumkan Tahun Kelulusan di CV? Ternyata Hal Ini Hanya akan Merugikanmu!
"CV adalah sarana marketing untuk membantu kamu mendapatkan pekerjaan," katanya. Tujuan utamanya adalah menyoroti pengalaman masa lalu, dan mengapa kamu yang paling cocok menerima pekerjaan tersebut.
Seiring bertambahnya usia, mencantumkan tahun kelulusan di CV bisa menjadi masalah kalau rekruter lebih muda dari kamu, dan ini sering terjadi, kata Wheatman.
Sebenarnya, tidak ada aturan yang mengatakan bahwa kamu harus mencantumkan tahun kelulusan di CV, tetapi Wheatman menyarankan untuk menghapus saja informasi tersebut setelah kamu punya pengalaman kerja 10 tahun.
Hal ini terutama kalau kamu melamar ke industri yang lebih menyukai tenaga kerja yang lebih muda, seperti industri teknologi. Usia yang sudah bertambah memberi kesan tua dan tidak up to date, sehingga kamu rentan dikesampingkan.
Fokus pada relevansi
Sama halnya dengan riwayat pekerjaan, apa pun yang terjadi lebih dari 10 tahun yang lalu mungkin tidak akan terlalu relevan dengan kemampuan kamu saat ini.
Dengan menghilangkan tahun kelulusan di CV, kini CV kamu bisa berpusat pada pencapaian dan rekam jejak yang sudah terbukti, bukan pada usiamu. Bagaimanapun, kamu ingin dianggap lebih berpengalaman daripada kompetitor lain kan?
Baca Juga: Saat Orang Kantoran Tak Lagi Nyaman Ngopi-ngopi
Fokus saja pada relevansi, tambah Dana Leavy-Detrick, pendiri Brooklyn Resume Studio. Susun CV-mu dengan cara yang menampilkan keterampilan, pencapaian, dan kualifikasi kamu.
Kamu juga bisa menonjolkan hal ini di bagian pendidikan dengan menyoroti pencapaian dan penghargaan yang kamu terima, dan proyek besar yang kamu kerjakan selama kuliah.
Ketika kamu menekankan pada keterampilan dan pencapaianmu ketimbang tahun kelulusan, kamu bisa memfokuskan kemampuanmu untuk melakukan tugas-tugas yang dibutuhkan oleh rekruter.
Artikel Terkait
Contoh Surat Sponsor Visa yang Umum Dipakai Sesuai Kebutuhan Perjalanan Kamu
Gen Z di Singapura Berbondong-bondong Cari Pekerjaan Baru
Pekerja Profesional di Singapura Pilih Industri Baru
Pertama Menjadi Produser di Film Perayaan Mati Rasa, Iqbaal Ramadhan: Ini Mimpi Saya Sejak Kecil!
IKN akan Menerapkan Air Wudhu dari Tangkapan Air Hujan, Gimana Caranya?
Unilever Singapura Melakukan Perampingan Karyawan untuk Tim Pemasaran Personal Care-nya
Suwon FC Butuh Keahlian Long Throw In Pemain Timnas Sepak Bola Indonesia Pratama Arhan