Pada 2024 awal, angka kesuburan di Korea Selatan hanya 0,68 persen.
Pada 2023, angka kesuburan di Korea Selatan ada di posisi 0,7 persen.
Sementara itu, pada bagian selanjutnya, Pemerintah Korea Selatan melakukan kebijakan berkenaan dengan kondisi tidak aktif secara ekonomi.
Salah satunya adalah dengan program pengasuh profesional untuk keluarga dengan status ayah ibu atau suami istri bekerja.
Usia anak dalam keluarga ayah ibu bekerja yang bisa memperoleh program pengasuh profesional adalah 36 bulan atau lebih muda.
Realisasi program pengasuh profesional ini memerlukan hingga 110000 tenaga kerja.
Tidak cuma itu, keluarga dengan status ayah ibu atau suami istri bekerja yang memiliki dua anak juga mendapatkan izin pemerintah Korea Selatan mendapat program pengasuh profesional ini.
Artikel Terkait
Waspada 5 Makanan Merusak Otak, Jangan Jajan Sembarangan di Kantor
Ada Tawaran untuk Gen Z atau Generasi Z Jadi Mahasiswa Abroad di Universitas Tokyo Jepang: Mau?
Lionel Messi Cuma Penghangat Bangku Cadangan Laga Sepak Bola di Hong Kong, Penyelenggara Berhitung Rugi
Dapat Hadiah dari Presiden Rusia Vladimir Putin, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Diduga Bertambah Koleksi Mobilnya
Pejuang Kantoran Kurang Produktif Bekerja, Jerman Mulai Terapkan 4 Hari Kerja dalam Seminggu
Kerja 4 Hari dalam Seminggu, Benarkah Hari Kerja yang Pendek di Kantor Bisa Naikkan Produktivitas Karyawan?
WHO: Setelah Covid-19, Tantangan Dunia Berikutnya adalah Wabah Campak
Starbucks China Ciptakan Latte Gurih dari Espresso Dicampur dengan Saus Babi Rebus Dongpo
Ulasan Pasar Saham: Investor Asing Lebih Suka Pemimpin Baru yang Lanjutkan Kebijakan Pemerintah Sebelumnya