Women on the Move: Bagaimana Perempuan Membentuk Wajah Baru Industri Travel

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 21 April 2026 | 09:35 WIB
Orang yang benar-benar 'tajir' lebih salah satu cirinya adalah lebih mengutamakan pengalaman yang didapatk, misal traveling ke tempat yang tidak biasa. (Freepik)
Orang yang benar-benar 'tajir' lebih salah satu cirinya adalah lebih mengutamakan pengalaman yang didapatk, misal traveling ke tempat yang tidak biasa. (Freepik)

Di sisi lain, 12% memilih destinasi urban yang menawarkan pengalaman gaya hidup dan dinamika kota, sebuah refleksi dari keinginan untuk tetap terhubung dengan energi modern.

Menurut CEO MOVE, Nadia Omer, fenomena ini bukan sekadar perubahan preferensi, melainkan pergeseran peran.

Perempuan kini tidak hanya menjadi penumpang, tetapi juga pengambil keputusan—yang secara langsung memengaruhi arah industri perjalanan.

Dengan semakin banyaknya perempuan yang bepergian secara mandiri dan terlibat aktif dalam perencanaan, industri pun dituntut untuk menghadirkan pengalaman yang lebih inklusif, aman, dan relevan.

Baca Juga: Datang Telat Salah, Tapi Datang Kepagian Malah Dipecat, Ini Kisah Nyata dari Spanyol

Menuju Era Perjalanan yang Lebih Inklusif

Apa yang terlihat hari ini adalah awal dari transformasi yang lebih besar.

Perempuan modern tidak lagi menunggu kesempatan—mereka menciptakannya. Dan dalam setiap perjalanan yang mereka rencanakan, ada cerita tentang keberanian, kemandirian, dan kebebasan untuk menentukan arah sendiri.

Di situlah semangat Kartini menemukan bentuk barunya—bukan hanya dalam kata-kata, tetapi dalam langkah nyata menjelajahi dunia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X