McDonald's Bertekad Kembali Jadi Resto Terbesar di AS setelah Subway Menutup 8.000 Gerainya

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 7 Mei 2026 | 12:15 WIB
Ilustrasi: McDonald's melihat peluang banyaknya outlet Subway yang tutup dengan rencana ekspansi yang agresif. (Freepik)
Ilustrasi: McDonald's melihat peluang banyaknya outlet Subway yang tutup dengan rencana ekspansi yang agresif. (Freepik)

Menurut QSR Magazine, jumlah gerai Subway di Amerika Serikat terus berkurang selama 10 tahun berturut-turut hingga tahun 2025, karena mereka sedang berusaha menyesuaikan ukuran bisnisnya agar lebih efisien.

Jumlah restoran mereka terus merosot sejak mencapai puncaknya di angka 27.000 gerai pada tahun 2015. Antara 2016 sampai 2025 Subway sudah menutup total 8.345 restoran. Tahun 2025 saja, ada 729 outlet Subway yang tutup.

Penurunan ini dimulai sejak penangkapan juru bicara mereka, Jared Fogle, pada tahun 2015 atas kasus hukum yang sangat berat.

Baca Juga: Pendiri CNN Ted Turner Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

Meskipun Subway langsung memutus hubungan dengan Fogle, dampak terhadap citra merek yang mengandalkan menu submarine sandwich itu tetap terasa.

Patrick Hillman, pakar manajemen krisis dari Levick Communications, menyarankan Subway untuk mengakui situasi sulit tersebut. Sebaiknya, Subway kembali fokus pada komitmen mereka dalam menyediakan alternatif makanan sehat bagi pelanggan.

Dengan kondisi Subway yang semakin lesu, McDonald’s kini punya kesempatan untuk kembali merebut gelar sebagai jaringan resto fast food terbesar di dunia. Kalau kamu pilih yang mana?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Street

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X