Menurut QSR Magazine, jumlah gerai Subway di Amerika Serikat terus berkurang selama 10 tahun berturut-turut hingga tahun 2025, karena mereka sedang berusaha menyesuaikan ukuran bisnisnya agar lebih efisien.
Jumlah restoran mereka terus merosot sejak mencapai puncaknya di angka 27.000 gerai pada tahun 2015. Antara 2016 sampai 2025 Subway sudah menutup total 8.345 restoran. Tahun 2025 saja, ada 729 outlet Subway yang tutup.
Penurunan ini dimulai sejak penangkapan juru bicara mereka, Jared Fogle, pada tahun 2015 atas kasus hukum yang sangat berat.
Baca Juga: Pendiri CNN Ted Turner Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun
Meskipun Subway langsung memutus hubungan dengan Fogle, dampak terhadap citra merek yang mengandalkan menu submarine sandwich itu tetap terasa.
Patrick Hillman, pakar manajemen krisis dari Levick Communications, menyarankan Subway untuk mengakui situasi sulit tersebut. Sebaiknya, Subway kembali fokus pada komitmen mereka dalam menyediakan alternatif makanan sehat bagi pelanggan.
Dengan kondisi Subway yang semakin lesu, McDonald’s kini punya kesempatan untuk kembali merebut gelar sebagai jaringan resto fast food terbesar di dunia. Kalau kamu pilih yang mana?
Artikel Terkait
Mengenal Gantt Chart, Tools Manajemen Proyek Pakai Visualisasi: Sekali Lihat Bisa Tahu Progress-nya!
Kelebihan dan Kekurangan Gantt Chart, Kapan Harus Memakai Tools Project Management Ini?
Pelajaran Karier dari The Devil Wears Prada 2: Dari Toxic Boss sampai Realita Dunia Kerja
Gunakan 5 Why Analysis Untuk Mengetahui Akar Masalah. Analisis Ini Efektif Diterapkan Pada Apa?
Sempat Vakum 6 Tahun, Fairuz A. Rafiq Akui Harus Banyak Belajar di Film 'Keluarga Suami Adalah Hama'
Duh, Pengangguran di Indonesia Masih Didominasi Lulusan SMA!
DBS Bank Buka Lowongan Kerja Associate, Reporting Specialist, Risk Management Group