Fakta lain mengungkapkan, meskipun AI sudah dipakai luas, cuma 17% responden yang merasa desain mereka jadi lebih bagus karena AI. Sementara itu, tiga perempat responden mengaku produktivitas kerja mereka naik, dan 57% merasa AI memberikan output yang worth it secara investasi.
AI memang mempercepat pekerjaan arsitek, tapi belum tentu bikin hasil kerjanya jadi lebih baik. Yang paling penting, dampak paling berat sepertinya akan dirasakan oleh arsitek pemula yang baru mau memulai karier, bukan yang senior.
Meski begitu, RIBA mengatakan, meski banyak yang khawatir bakal ada potensi PHK massal, sampai sekarang belum ada bukti jelas soal pengurangan staf besar-besaran karena digantikan AI di seluruh industri ini.
Artikel Terkait
Weaponized Incompetence, Saat "Aku Enggak Bisa" Justru Jadi Cara Menghindari Tanggung Jawab
Ini Dia 4 Strategi Return to Office di 2026: Biar Fleksibilitas Kerja Gen Z Tetap Terjaga
Usai Tampil di Jeda Piala Dunia, Streaming Lagu-lagu Justin Bieber, BTS, dan Madonna Melesat!
Mengenal Karier Berbasis Proyek, Solusi Kerja Fleksibel Saat Ini Untuk Gen Z Supaya Nggak Mudah Burnout
Personal Values Bisa Memperluas Peluang Karier Kamu. Berikut 6 Poin Penting Penjelasannya!
Mengubah FOMO Menjadi JOMO: Seni Memanfaatkan Tren Olahraga Viral untuk Kesehatan Jangka Panjang
Padel: Alternatif Cardio Seru yang Lebih Membakar Kalori dan Anti-Bosan