Fenomena ini dapat diamati dari berbagai wilayah dunia, termasuk sebagian Asia, Eropa, Afrika, hingga Amerika.
Baca Juga: Perusahaan Layanan Alih Daya di Concentrix Buka Lowongan Kerja Sr. Team Leader, Operations
7. Waktu terbaik untuk menikmati Bima Sakti
Selain fenomena-fenomena utama, Agustus juga merupakan salah satu periode terbaik untuk berburu pemandangan Bima Sakti. Dengan langit yang gelap pada pertengahan bulan, pengamat dapat menikmati inti galaksi dengan mata telanjang dari lokasi yang jauh dari polusi cahaya. Kondisi ini juga menjadi favorit para fotografer astronomi.
Tips menikmati fenomena langit
Agar pengalaman mengamati langit lebih maksimal, pilih lokasi yang minim polusi cahaya seperti pegunungan atau pantai, matikan lampu sekitar, dan beri waktu sekitar 20–30 menit agar mata beradaptasi dengan gelap. Untuk hujan meteor, teleskop tidak diperlukan karena meteor akan muncul di berbagai arah langit.
Artikel Terkait
WhatsApp Web Akhirnya Bisa Dipakai untuk Terima Telepon dan Video Call melalui Laptop
Adu Mekanik Sembako Murah: Koperasi Desa Merah Putih Vs Toko Kelontong ala Wali Kota New York
Berkaca Atas Kejadian Terbakarnya Powerbank Dalam Penerbangan Batik Air , Ini 4 Alasan Teknis Mengapa Alat Elektronik Bisa Terbakar di Dalam Pesawat
Siap-Siap Nonton Indonesia VS Timor Leste Nanti Sore di ASEAN Championship! Berikut Fakta Unik Rivalitas Dari Sejarah Saudara Tua Hingga Pesta Gol
Catat! Ini Daftar Tanggal Merah dan Hari Besar Agustus 2026
Pemerintah Bakal Buka War Tiket buat yang Berminat Hadir di Upacara 17 Agustusan di Istana Merdeka
Cara War Tiket Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, buat yang Mau Nonton Langsung!
Fokus Hindari Cedera, Jurus Kurniawan Dwi Yulianto Rekrut Tim Indonesia All Star Lawan Aston Villa
Jutaan Buku Dihancurkan setelah Digunakan Perusahaan Melatih AI, Penulis Buku Gugat Rame-rame
BRI Salurkan Rp12,17 Triliun untuk Pembiayaan Perumahan, Dukung Program 3 Juta Rumah