Jadi Ahli Waris Tapi Kok Malah Bayar Utang Orang yang Meninggal?

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 2 November 2025 | 15:15 WIB
Ilustrasi utang finansial  (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay Mimzy)
Ilustrasi utang finansial (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay Mimzy)

PejuangKantoran.com - Kebayang nggak, kamu baru aja dapat kabar jadi ahli waris, mungkin dari orang tua, kerabat, atau keluarga dekat. Tapi di balik itu, muncul pertanyaan besar: “Kalau yang meninggal masih punya utang, apa aku harus bayar juga?”

Jawabannya: bisa iya, bisa nggak. Semua tergantung gimana kamu memilih untuk menerima warisan itu.

Perkara warisan ini memang belakangan sedang mencuat lantaran banyak kasus viral soal pajak warisan yang tinggi. 

Jadi, sebelum bilang “iya” pada warisan, pastikan kamu tahu apa aja yang ikut “diwariskan”. Karena kadang, yang terlihat menguntungkan bisa aja datang dengan tanggungan besar di baliknya.

Baca Juga: 7 Red Flag Finansial yang Sering Diabaikan, Bisa Bikin Ekonomi Kamu Boncos

1. Warisan Itu Nggak Cuma Aset, Tapi Juga Kewajiban

Banyak orang mikir warisan cuma soal harta—kayak rumah, uang, atau kendaraan. Padahal, warisan juga bisa termasuk utang yang belum dilunasi. Jadi kalau kamu menerima warisan sepenuhnya, berarti kamu juga ikut menerima semua kewajiban yang melekat di dalamnya.

Tapi tenang dulu, karena kamu punya beberapa pilihan sebelum benar-benar menerimanya.

2. Ada Tiga Opsi Buat Kamu

Kalau posisi kamu sebagai ahli waris, ada tiga jalan yang bisa dipilih:

  • Menerima secara penuh (mutlak).
    Artinya kamu ambil semua warisan, baik aset maupun utangnya. Tapi kalau ternyata utangnya lebih besar dari hartanya, kamu bisa kena tanggungan lebih.

  • Menerima dengan syarat.
    Ini pilihan paling aman. Kamu bisa bilang, “Oke, saya terima warisannya, tapi tanggung jawab saya cuma sebesar nilai aset yang diwariskan.” Jadi kalau utang pewaris lebih besar, kamu nggak perlu nombok dari harta pribadi.

  • Menolak warisan.
    Kalau setelah dihitung ternyata utangnya lebih banyak daripada hartanya, kamu bisa menolak warisan itu sepenuhnya. Artinya kamu nggak dapet aset, tapi juga nggak ikut menanggung utangnya.

Baca Juga: Apa Kata Mendiang Steve Jobs Soal Keputusan Karier untuk Keluar, Berubah Arah, atau Bertahan di Pekerjaan Saat Ini?

3. Hal yang Harus Kamu Lakukan

Sebelum memutuskan, ada beberapa hal penting yang perlu kamu cek:

  • Hitung dulu nilai aset dan utang pewaris supaya tahu kondisinya jelas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Ruang Menyala

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X