2. Masih punya kebiasaan belanja berlebihan
Kalau utang kamu muncul karena kebiasaan belanja yang belum terkontrol, pinjaman tanpa agunan atau KTA tidak akan menyelesaikan masalah. Kamu mungkin bisa melunasi utang lama, tetapi kalau perilaku keuangannya belum berubah, utang baru bisa muncul lagi.
Jadi, lebih baik perbaiki dulu kebiasaan belanjamu agar tidak terjebak di situasi yang sama.
Baca Juga: Persaingan Karier Makin Ketat, Ini Skill yang Paling Dicari Perusahaan!
3. Jumlah utang sudah terlalu banyak dan sulit dikendalikan sendiri
Kalau utangmu sudah sangat besar dan rasanya tidak mungkin terbayar hanya dengan gaji, mungkin sudah saatnya mencari bantuan lembaga keuangan lain.
Di Indonesia, ada lembaga konseling keuangan yang bisa membantu menyusun rencana pembayaran. Namun, pastikan lembaga tersebut resmi dan terpercaya agar tidak malah menimbulkan masalah baru.
Mengambil pinjaman tanpa agunan bisa jadi langkah cerdas jika dilakukan dengan perhitungan yang matang. Pastikan keputusan ini benar-benar membantu kamu keluar dari beban utang, bukan justru membuat situasi keuangan semakin berat di kemudian hari.
Baca Juga: @america Gelar Career Fair, Kapan Lagi Bisa Cari Kerja dan Dapat Ilmu dari Para Speaker Andal!
Cara lain melunasi utang kartu kredit
Selain menggunakan KTA, kamu juga bisa mempertimbangkan beberapa opsi lain:
• Balance transfer kartu kredit, yaitu memindahkan utang dari satu atau lebih kartu kredit ke kartu kredit baru. Dengan cara ini kamu bisa mendapatkan suku bunga promosi yang lebih rendah (bahkan 0%) untuk jangka waktu tertentu.
• Debt settlement atau restrukturisasi utang. Bahasa gampangnya: diskon pelunasan. Intinya sama, negosiasi pembayaran sebagian dari total utang dengan bank penerbit kartu kredit.