Hati-Hati! Tidak Semua Makanan Aman Dipanaskan Ulang

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Kamis, 19 Maret 2026 | 16:35 WIB
Makanan sisa di dapur rumah tangga yang berpotensi berbahaya jika dipanaskan ulang tanpa cara yang tepat. (Ilustrasi ChatGPT)
Makanan sisa di dapur rumah tangga yang berpotensi berbahaya jika dipanaskan ulang tanpa cara yang tepat. (Ilustrasi ChatGPT)

PejuangKantoran.com - Memanaskan kembali makanan sisa memang praktis dan sering jadi solusi hemat.

Namun, tidak semua jenis makanan aman dipanaskan ulang, apalagi jika tidak disimpan dan diolah dengan benar. Beberapa makanan justru bisa meningkatkan risiko keracunan jika dipanaskan kembali tanpa memperhatikan cara penyimpanan dan suhu.

Menurut pakar keamanan pangan yang dikutip Real Simple, risiko utama bukan hanya dari proses pemanasan ulang, tetapi juga dari cara makanan disimpan sebelumnya. Bakteri bisa tetap hidup, bahkan berkembang, jika makanan tidak ditangani dengan tepat.

Baca Juga: Jika Kontrak Kerja Karyawan PKWT Diperpanjang, THR Dihitung dari Awal Lagi atau Dilanjutkan?

Makanan yang Perlu Diwaspadai Saat Dipanaskan Ulang

Beberapa jenis makanan yang cukup berisiko antara lain:

  • Nasi
    Nasi dapat mengandung bakteri Bacillus cereus yang mampu bertahan meski sudah dimasak. Jika nasi didiamkan terlalu lama sebelum disimpan, bakteri ini bisa berkembang dan menyebabkan keracunan.

  • Telur
    Telur berisiko mengandung bakteri seperti Salmonella. Jika tidak dipanaskan hingga suhu yang cukup tinggi, bakteri ini bisa tetap bertahan.

  • Kentang
    Sama seperti nasi, kentang juga bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri jika didinginkan terlalu lama di suhu ruang sebelum disimpan.

  • Bayam dan sayuran hijau
    Sayuran ini bisa terkontaminasi bakteri seperti E. coli jika tidak ditangani dengan benar, terutama saat proses penyimpanan dan pemanasan ulang.

Baca Juga: Cuma 53% Karyawan yang Memanfaatkan Fasilitas yang Disediakan di Kantor, Apa PR buat Perusahaan?

Yang sering disalahpahami, menyimpan makanan di kulkas bukan berarti sepenuhnya aman. Bakteri masih bisa berkembang, meski lebih lambat. Bahkan, makanan sisa yang disimpan lebih dari 3–4 hari berisiko tidak lagi aman untuk dikonsumsi, meskipun dipanaskan ulang.

Selain itu, makanan yang dibiarkan di suhu ruang lebih dari dua jam masuk ke dalam “zona bahaya” suhu, yaitu kondisi ideal bagi bakteri untuk berkembang dengan cepat.

Yang perlu diingat, memanaskan ulang makanan tidak selalu bisa menghilangkan racun yang sudah dihasilkan bakteri.

Cara Aman Memanaskan Makanan

Agar tetap aman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X