Pejuangkantoran.com - Dalam dunia olahraga lari, alas kaki yang paling mendominasi obrolan serius maupun obrolan santai adalah sepatu. Tak hanya bahas model baru sepatu namun juga yang lebih mendasar adalah berbagai jenis sepatu serta fungsinya.
Tidak heran, karena sepatu di kaki atlet, bisa berpengaruh cukup signifikan terhadap performa lari. Misal, menurut yang ditulis di arxiv.org, Nike Vaporfly di kaki atlet lari, mampu meningkatkan performa antara 1-3%.
Namun ada bagian dari alas kaki yang bisa dibilang jarang sekali dibahas, padahal juga berpengaruh pada performa meskipun tidak langsung dan tidak signifikan.
Topik yang dimaksud adalah, kita jarang banget membahas kaus kaki dalam dunia olah raga lari. Kaus kaki bukan “game changer” sebagaimana sepatu karbon modern, namun punya pengaruh signifikan pada kenyamanan, efisiensi gerak jangka panjang, pencegahan blister, stabilitas kaki, fatigue kaki dan telapak.
Dalam lari jarak menengah hingga jauh, faktor-faktor ini bisa memengaruhi performa secara tidak langsung.
Baca Juga: 8 Panduan Praktis Bagi Weekend Runner Agar Tetap Aman dan Sehat Dalam Latihan Lari
Seberapa Besar Pengaruhnya?
Oke, kita masuk ke dalam pembahasan alasan mengapa kaus kaki perlu dibahas, yaitu seberapa besar pengaruh pada performa lari secara tidak langsung:
- Pengaruh terbesar: pencegahan blister dan hot spot
Banyak studi menunjukkan bahwa kelembapan, gesekan, dan bahan kaus kaki berpengaruh langsung terhadap risiko blister atau lecet di kaki.
Blister mungkin terdengar sepele, tetapi dalam long run atau race, blister bisa mengubah gait (cara berlari), memicu kompensasi biomekanik, sehingga menurunkan pace dan mempercepat fatigue
Studi tentang interaksi gesekan antara kulit kaki dan running socks menunjukkan bahwa material moisture-wicking dan desain anti-blister dapat menurunkan friction (gesekan) terutama saat kondisi kaki lembap.
Baca Juga: 3 Kebutuhan Yang Harus Kamu Pertimbangkan Saat Memilih Sepatu Lari. Jangan Asal Terlihat Keren!
- Pengaruh pada kenyamanan termal dan persepsi effort
Pada sebuah penelitian tahun 2021 tentang running socks yang dimuat di journals.sagepub.com, menemukan bahwa jenis bahan kaus kaki memengaruhi:
- suhu kaki,
- kelembapan dalam sepatu,
- persepsi kenyamanan pelari.
Dan kenyamanan ini berkaitan dengan perceived exertion (rasa capek subjektif).
Artikel Terkait
Panduan Memilih Sepatu Lari Berdasarkan Bentuk Lengkungan dan Bentuk Kaki
3 Macam Bahan Penyusun Kaus Kaki Running yang Harus Kamu Ketahui dan Perhatikan Sebelum Membeli
Program Olah Raga Selama Sepekan Untuk Kurangi dan Cegah Kecemasan Bagi Pekerja Kantoran
Content Creator Wajib Melakukan Senam Tangan Ini Agar Terhindar dari Cedera Seperti Carpal Tunnel Syndrome!
Sehabis Padel, Otot Kamu Nyeri dan Kaku? Kamu Kena DOMS! Berikut Tips Mengurangi Gejalanya
Sering Disebut Baik untuk Kesehatan Jantung, Betulkah Jalan Kaki Bisa Membangun Otot?