Minum Kopi Bukannya Segar, Malah Bikin Ngantuk? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:15 WIB
Empat jenis kopi yang sebaiknya kamu tahu. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Empat jenis kopi yang sebaiknya kamu tahu. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pada sebagian orang, perubahan tersebut justru dapat diikuti rasa lelah ketika efek stimulannya berkurang. Karena respons setiap tubuh terhadap kafein berbeda, efek kopi yang dirasakan seseorang belum tentu sama dengan orang lain. 

4. Yang Bikin Ngantuk Bisa Jadi Bukan Kopinya

Pernah merasa mengantuk setelah minum kopi susu atau kopi dengan tambahan sirup dan gula?

Bisa jadi penyebabnya bukan kafein, melainkan bahan tambahan dalam minuman tersebut.

Kopi yang diberi banyak gula, sirup, atau pemanis dapat menyebabkan asupan gula menjadi cukup tinggi. Perubahan kadar gula darah setelah mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula pada sebagian orang dapat diikuti dengan rasa lelah atau penurunan energi.

Karena itu, jika kopi manis justru membuat kamu mengantuk, coba perhatikan bukan hanya jenis kopinya, tetapi juga seberapa banyak gula atau sirup yang ditambahkan. 

Baca Juga: Timeline Uang Indonesia Dari 1945 sampai Sekarang. Uang Indonesia Pernah Digunting. Literally!

5. Ada Tambahan Susu dalam Kopi

Kopi susu juga bisa menjadi salah satu faktor yang membuat sebagian orang merasa mengantuk.

Susu mengandung triptofan, yaitu salah satu asam amino yang dapat digunakan tubuh dalam proses pembentukan senyawa yang berkaitan dengan tidur dan relaksasi.

Meski demikian, pengaruh triptofan dari susu terhadap rasa kantuk biasanya relatif kecil. Jadi, susu kemungkinan bukan satu-satunya penyebab. Rasa mengantuk setelah minum kopi susu bisa merupakan hasil kombinasi beberapa faktor, termasuk jenis kopi, jumlah kafein, gula tambahan, kondisi tubuh, dan waktu konsumsi. 

Jadi, Kenapa Kopi Tidak Mempan Mengusir Kantuk?

Kopi memang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, tetapi efeknya bukan berarti bisa menggantikan kebutuhan tubuh untuk tidur dan beristirahat.

Jika kamu tetap mengantuk meskipun sudah minum kopi, coba perhatikan beberapa hal seperti seberapa sering mengonsumsi kafein, jumlah gula dalam minuman, waktu minum kopi, serta apakah tubuh sebenarnya sedang kekurangan tidur.

Pada akhirnya, kopi hanya membantu mengurangi rasa kantuk untuk sementara. Jika tubuh memang membutuhkan istirahat, tidur yang cukup tetap menjadi cara utama untuk memulihkan energi.

Jadi, kalau secangkir kopi favoritmu malah membuat mata semakin berat, mungkin masalahnya bukan pada kopinya saja. Bisa jadi tubuh sedang memberi sinyal bahwa yang sebenarnya dibutuhkan adalah istirahat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X