17 Cara Kantor Bikin Kamu Gemuk, Amati Mana yang Sering Kamu Alami!

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Jumat, 23 Juni 2023 | 08:00 WIB
 Camilan di kantor bisa bikin gemuk (PIXABAY/silviarita)
Camilan di kantor bisa bikin gemuk (PIXABAY/silviarita)

BMI, atau indeks massa tubuh, adalah konvensi untuk mengkategorikan berat badan pada orang dewasa berdasarkan berat dan tinggi badan. Keterbatasannya menghentikan metode ini menjadi cara yang andal untuk menentukan kesehatan secara keseluruhan.

“Bisnis perlu memikirkan cara untuk mengubah perjalanan menjadi aktivitas yang sehat, seperti menawarkan rak sepeda dan kamar mandi kepada karyawan mereka,” kata Dr. Tryon.

Baca Juga: 5 Penumpang yang Hilang di Kapal Selam Titanic, Ada Ayah dan Anak asal Pakistan

Stres di tempat kerja

Bos kamu toxic? Cobalah untuk tidak panik: Kadar hormon stres kortisol yang tinggi dapat memicu keinginan akan lemak dan gula, dan juga dapat menyebabkan tubuh bergantung pada lemak dan menyimpannya di sekitar bagian tengah tubuh. 

Sebuah penelitian di Jerman tahun 2014 menemukan bahwa stres terkait pekerjaan merupakan faktor risiko diabetes tipe 2.

Kamu mungkin juga merasa perlu melupakan kebiasaan sehat untuk maju, kata Frances Largeman-Roth, RD, penulis Eating in Color

“Mungkin kamu biasa berjalan-jalan saat makan siang, tetapi kemudian kamu berganti pekerjaan atau mendapat promosi, dan tiba-tiba semua mata tertuju padamu,” katanya. 

“Kamu mungkin merasa istirahat harian kamu dari kantor tidak lagi dapat diterima, jadi kamu menggunakan waktu ekstra dan berat badan kamu berkurang.”

Camilan tengah malam

Karyawan yang menyantap makanan berminyak tengah malam saat berjuang untuk memenuhi deadline cenderung punya kelebihan berat badan.

Dalam studi University of Pennsylvania tahun 2013, orang dewasa yang hanya tidur empat jam semalam selama lima malam berturut-turut mengalami kenaikan berat badan lebih banyak daripada mereka yang tidur delapan jam, berkat makanan tambahan (dan makanan berkalori tinggi) yang mereka konsumsi selama larut malam. -jam malam.

Orang dewasa yang melakukan banyak pekerjaan, yang mulai bekerja pagi-pagi sekali, atau yang melakukan perjalanan jarak jauh lebih cenderung pergi tanpa tidur malam yang baik, menurut sebuah studi tahun 2014 juga oleh para peneliti University of Pennsylvania. 

Para penulis menyarankan bahwa waktu mulai yang fleksibel dapat membantu pekerja mendapatkan lebih banyak tidur secara keseluruhan.

Baca Juga: Jin BTS dan Cha Eun-woo, Idol yang Wajahnya Paling Sering Jadi Contoh untuk Operasi Plastik  

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Prevention

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X