PejuangKantoran.com - Dalam survei Harris Interactive tahun 2013 terhadap lebih dari 3.000 pekerja yang dilakukan untuk CareerBuilder, 41% responden mengatakan berat badan mereka bertambah karena pekerjaan mereka saat ini.
Pekerja yang menghabiskan waktu berjam-jam duduk di meja (seperti asisten administrasi) dan memiliki tingkat stres yang tinggi (seperti insinyur dan guru) cenderung mengalami kenaikan berat badan.
Sebenarnya, ada banyak alasan mengapa pekerjaan bisa membuat berat badanmu naik.
“Ini benar-benar berkaitan dengan pola makan, aktivitas fisik, dan perilaku,” kata Katherine Tryon, dokter medis di Vitality Institute, sebuah organisasi penelitian global yang berbasis di New York City.
Berikut adalah beberapa faktor potensial bagaimana kantor bisa membuat kamu gemuk, dan bagaimana menghindari konsekuensinya.
Terlalu banyak duduk
Penyebab paling jelas dari kenaikan berat badan terkait pekerjaan adalah kurangnya aktivitas fisik yang didapat banyak karyawan yang bekerja (setidaknya) 9 to 5.
Dalam survei CareerBuilder, para pekerja menunjuk "duduk di meja hampir sepanjang hari" sebagai salah satu alasan mengapa lingkar pinggang mereka membesar.
Baca Juga: 5 Contoh Jawaban Mengesankan saat Ditanya Motivasi Bekerja di Suatu Perusahaan
Memang benar bahwa orang yang berdiri atau berjalan sepanjang hari akan membakar lebih banyak kalori, yang berarti kenaikan berat badannya menjadi lebih sedikit dari waktu ke waktu.
Namun sebuah penelitian di Inggris tahun 2013 tidak dapat menemukan hubungan yang kuat antara lamanya kita duduk dan obesitas. Para penulis mengatakan bahwa meskipun kebiasaan duduk dalam waktu lama itu tidak membantu, jelas ada faktor lain yang juga memicu kenaikan berat badan.
Perjalanan panjang kamu
Selain waktu yang dihabiskan di meja, rata-rata orang Amerika menghabiskan 25,4 menit perjalanan ke tempat kerja, dan sekali lagi untuk pulang, menurut Biro Sensus AS. Namun Survei Komunitas Amerika, 86% pekerja bepergian dengan mobil.
Mereka yang menggunakan transportasi umum ke dan dari tempat kerja cenderung memiliki BMI lebih rendah daripada mereka yang mengemudi atau mengendarai mobil, demikian menurut studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam British Medical Journal, seperti halnya mereka yang berjalan kaki atau mengendarai sepeda.
Artikel Terkait
Tertekan Nama Besar Sang Ayah, Putri Tanjung Bersyukur karena Tempaan Eyang Putrinya
Physiological Sigh, Saat Menghela Napas Saja Sudah Bisa Membantumu Meredakan Stres
Bintang Onde Mande! Shahabi Sakri Rela Tinggalkan Pekerjaan sebagai Lawyer untuk Jadi Aktor
Jadi Saksi Mahkota, AG akan Jadi Saksi Terakhir yang Memberatkan Mario Dandy
Grab PHK Massal, Ini Penyebab dan Penjelasan CEO-nya
Cara Memilih Universitas di Inggris yang Sesuai Kebutuhan untuk Beasiswa Chevening
Apa Itu KPI dan Mengapa Karyawan Perlu Menggunakan KPI untuk Mengukur Kemajuan dalam Bekerja?
Kesempatan buat yang Hobi TikTokan, Ada Lowongan Tiktok Manager di Perusahaan Kosmetik Nih!
Konser Taylor Swift di Singapura, Satu-satunya di Asia Tenggara
Contoh KPI Berdasarkan Divisi, Pastikan Membuat Target yang Terukur dan Realistis