bugar

Lari di Pagi, Sore, atau Malam Hari, Manakah yang Lebih Baik Bagi Kamu?

Rabu, 1 April 2026 | 14:51 WIB
Kapankah waktu yang paling tepat untuk lari? Pagi, Sore, atau malam hari? (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
  • Membantu pembakaran lemak lebih besar.
  • Meningkatkan energi dan mood sepanjang hari.
  • Membantu ritme tidur menjadi lebih baik.
  • Udara relatif lebih bersih dan lalu lintas minim.

Kekurangan:

  • Risiko cedera lebih tinggi jika tanpa pemanasan (otot kaku).
  • Performa biasanya belum optimal.

Cocok untuk:

  • Menurunkan berat badan.
  • Membentuk kebiasaan disiplin.
  • Orang dengan jadwal padat (selesai sebelum kerja).

 Baca Juga: 8 Panduan Praktis Bagi Weekend Runner Agar Tetap Aman dan Sehat Dalam Latihan Lari

2. Lari Sore

Waktu: sekitar 16.00–18.30

Karakter fisiologis

  • Suhu tubuh berada di puncak.
  • Otot lebih fleksibel.
  • Sistem saraf lebih aktif.

Kelebihan:

  • Performa terbaik (cocok untuk speed dan endurance).
  • Risiko cedera lebih rendah.
  • Cocok untuk latihan intensitas tinggi (interval, tempo run).

Kekurangan:

  • Terkendala dengan jadwal kerja.
  • Polusi udara biasanya lebih tinggi di kota.

Cocok untuk:

  • Latihan serius (target pace, marathon training).
  • Meningkatkan performa lari.

Baca Juga: 4 Running Metrics di Smartwatch yang Jarang Kamu Lihat Tapi Sangat Penting untuk Evaluasi Performance Lari 

3. Lari Malam

Waktu: Sekitar 19.00–21.00

Karakter fisiologis:

  • Tubuh masih hangat, tapi mulai menuju fase istirahat.
  • Hormon tidur (melatonin) mulai meningkat.

Kelebihan

  • Membantu melepas stres setelah kerja.
  • Waktu lebih fleksibel bagi pekerja kantoran.
  • Bisa meningkatkan kualitas tidur jika tidak terlalu dekat dengan waktu tidur.

Kekurangan

Halaman:

Tags

Terkini