- Bisa mengganggu tidur jika terlalu larut atau intensitas tinggi.
- Risiko keamanan (gelap).
- Butuh jeda 3–4 jam sebelum tidur.
Cocok untuk:
- Pelepas stres.
- Orang dengan jadwal padat siang hari.
Baca Juga: Berbagai Cedera Lutut dalam Olah Raga Lari, Penyebab, Tanda Awal, dan Cara Pencegahannya
Mana yang Paling Baik?
Jadi manakah yang lebih baik? Jawabannya: tidak ada satu waktu yang lebih baik dari yang lain. Yang lebih tepat adalah, waktu kapan yang paling bisa kamu jalani secara konsisten.
Jika memang kamu sibuk dan punya jadwal kerja 9 to 5, bagi yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, cukup sulit untuk bisa rutin di pagi hari. Ini adalah waktu yang paling bisa dijalani oleh mereka yang jam kantornya fleksibel.
Bagi pekerja kantoran dengan jadwal 9 to 5, jadwal lari sore dan malam menjadi salah satu pilihan paling bisa konsisten. Apalagi jika tak jauh dari kantor ada gelanggang olah raga atau taman-taman kota dengan jogging track atau jalanan dengan trotoar lebar.
Yang penting sekali lagi adalah, mana yang bisa membuatmu konsisten. ***
Artikel Terkait
3 Alasan Mengapa Stretching Sesudah Olah Raga Sama Pentingnya dengan Sebelum
Dilarang Mengenakan Sepatu Tenis Apalagi Sepatu Lari untuk Bermain Padel. Berikut Alasannya!
4 Pemanasan atau Warming Up serta Manfaatnya Sebelum Kamu Bermain Padel Agar Tidak Cedera
7 Cara Merawat Sepatu Lari yang Basah Karena Hujan Agar Sepatumu Awet
Bahaya Menggunakan Sepatu Lari yang Sudah Tidak Layak Pakai. Berikut Ciri-ciri Sepatunya!
Panduan Asupan Nutrisi Pre-Run Berdasarkan Jarak Lari yang Wajib Kamu Ketahui