Jangan Biarkan Rekan Kerja yang Suka Meremehkan, Hadapi Langsung atau Gunakan Strategi

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 22 September 2023 | 08:50 WIB
Ilustrasi: Memang menjengkelkan jika kamu terus-menerus diremehkan oleh rekan kerja. (Freepik)
Ilustrasi: Memang menjengkelkan jika kamu terus-menerus diremehkan oleh rekan kerja. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Memang menjengkelkan jika kamu bekerja dengan rekan kerja yang sering meremehkan.

Cara mereka meremehkan juga berbeda-beda, ada yang dengan menolak idemu, atau melontarkan komentar sarkastik dalam rapat, hingga memberikan pujian berlebihan yang terkesan tidak perlu atau di luar konteks.

Perlakuan tersebut bisa menjadi salah satu alasan kamu tidak betah bekerja dan terus mencari pekerjaan baru.

Baca Juga: 6 Pekerjaan Sampingan yang Bisa Menghasilkan Uang saat Kamu Tidur, Patut Dicoba!

Jika kamu terus-menerus merasa diremehkan oleh rekan kerja, ada cara untuk mengatasinya.

Ingat-ingat seberapa sering masalah tersebut terjadi

Menggunakan kata-kata seperti “selalu”, “tidak pernah”, dan “terus-menerus” untuk menggambarkan perilaku meremehkan rekan kerja mungkin tidak akurat.

Sebab, seharusnya tidak ada orang yang melakukan atau tidak melakukan apa pun secara terus-menerus.

Lebih baik lakukan cara seperti ini: Dalam tiga pertemuan yang kamu ikuti dengan rekan kerja ini, hitunglah jumlah komentar atau perilaku yang menurutmu merugikan.

Tuliskan dengan jelas apakah perilaku meremehkan itu berupa komentar atau pertanyaan, atau gerakan memutar mata atau tertawa. Perhatikan juga perilaku atau komentar yang netral dan positif.

Setelah itu, lihat datanya. Dari situ kamu bisa melihat dengan jelas apakah rekan kerja ini memang terus-menerus meremehkanmu atau tidak.

Minta rekan kerja yang dekat denganmu untuk mengamati interaksi tersebut

Kamu mungkin merasakan nada bicaranya yang tidak menyenangkan, dan menunjukkan betapa seringnya dia tidak setuju dengan idemu, yang membuatmu merasa perspektif dirimu tidak didengarkan.

Jika hal ini terjadi, ajaklah rekan kerja yang dekat denganmu untuk mengamati interaksi tersebut. Jelaskan apa yang kamu alami, dan minta dia mengamati dan mengevaluasi interaksinya.

Baca Juga: 6 Trik Supaya Presentasi PowerPoint Kamu Tidak Membosankan, Caranya Mudah Kok!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Lifehacker

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X