3. Suka memisahkan diri
Kamu dan karyawan berada dalam tim yang sama. Meskipun perlu ada rasa hormat dan peran yang jelas, menciptakan mentalitas bos versus karyawan tidak akan efektif.
Sebagai bos, kamu harus mudah didekati, bersedia melakukan pekerjaan, dan siap berbagi kesuksesan.
Jadi, saat kamu sebagai bos memimpin tugas, karyawan akan memperhatikan detail prosesnya. Hal ini tidak hanya akan memberikan hasil yang lebih baik, tetapi karyawan juga akan lebih memiliki perasaan kepemilikan pada perusahaan.
Baca Juga: 9 Tips Agar Tugas Rutin di Kantor Tidak Menyita Sebagian Besar Jam Kerja
4. Tak mau meminta maaf ketika bersalah
Bos tipe apa pun tetap manusia biasa. Bedanya, bos yang “baik hati” mau mengakuinya.
Jadi, jika kamu salah langkah, jangan ragu untuk mengakuinya dan, jika perlu, meminta maaf.
Menunjukkan bahwa kamu manusia tidak menjadikan dirimu sebagai bos yang lemah. Ini justru membuatmu menjadi pemimpin yang lebih terampil dan lebih dekat dengan tim.
Kamu juga harus bertanya kepada tim untuk mengetahui secara pasti apa yang bisa membuatmu menjadi bos yang tidak mereka benci. Meskipun kamu tidak bisa memenuhi aspirasi semua orang, paling tidak kamu berusaha melakukannya. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
9 Tips Agar Tugas Rutin di Kantor Tidak Menyita Sebagian Besar Jam Kerja
7 Menu “Sehat” di McDonald’s yang Aman untuk Dipesan, Menurut Ahli Diet
Nih, Dengerin Kata Deddy Corbuzier Soal Cara Menjadi Kreator Konten yang Sukses
Kementerian Keuangan Buka Lowongan PPPK, Ada 213 Formasi untuk 3 Posisi Jabatan
BCA Ubah Jangka Waktu Penutupan Rekening Secara Otomatis Nol Rupiah, Jadi Lebih Cepat!
Jangan Dulu Cap Buruk Glutamat, Sebelum Kenalan Lebih Dekat