Nggak Mau Jadi Bos yang Dibenci Karyawan? Jangan Lakukan 4 Kebiasaan Buruk Ini!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 29 September 2023 | 16:14 WIB
Ilustrasi: Kalau tidak mau menjadi bos yang dibenci karyawan, jangan mencoba membentuk karyawan agar sesuai dengan suatu jabatan. (Freepik/Yanalya)
Ilustrasi: Kalau tidak mau menjadi bos yang dibenci karyawan, jangan mencoba membentuk karyawan agar sesuai dengan suatu jabatan. (Freepik/Yanalya)

PejuangKantoran.com - Sebelumnya, kamu mungkin memiliki bos yang dibenci  karyawan. Kamu kemudian berjanji saat menjadi atasan, tidak akan menjadi tipe yang seperti itu.

Namun, suatu hari kamu sudah menjadi bos dan tanpa disadari kamu mulai berubah menjadi bos yang dibenci karyawan.

Sebelum kamu benar-benar menjadi bos yang dibenci karyawan, berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan sebagai atasan.

Baca Juga: Nih, Dengerin Kata Deddy Corbuzier Soal Cara Menjadi Kreator Konten yang Sukses

1. Mencoba membentuk karyawan agar sesuai dengan suatu jabatan

Hanya karena kamu menyukai seseorang atau membutuhkan anggota tim baru dalam waktu dekat, bukan berarti dia cocok untuk pekerjaan tersebut.

Namun, bukan berarti keterampilan tidak bisa diasah. Hanya saja, penting untuk mengetahui apa saja kelebihan orang tersebut, bukan apa yang kamu inginkan.

Siapa tahu, saat karyawan tersebut tidak cocok untuk pekerjaan tertentu, tetapi dia cocok untuk peran lain di dalam tim.

Di sisi lain, ketika kamu menemukan seseorang dengan passion dan bakat yang tepat, kamu tetap harus mengelolanya secara efektif.

2. Buru-buru memecat karyawan yang dianggap bermasalah 

Ketika karyawan melakukan kesalahan, anggaplah itu sebagai momen pembelajaran alih-alih sebagai alasan untuk memecatnya.

Memecat karyawan bukanlah cara untuk menjalankan bisnis yang stabil dan sukses.  Meskipun sudah lama bekerja, karyawan tetap membutuhkan arahan, masukan dan dukungan.

Baca Juga: Benarkah Upgrade ke iOS 17 Bikin iPhone Jadi Lemot? Hoaks! Ini Penjelasan yang Benar

Ketika melakukan kesalahan, itulah saatnya untuk mengajar dan mengarahkan sehingga dia dapat memperbaiki diri di lain waktu.

Dengan cara ini, kamu sebagai bos juga jadi lebih tahu apakah karyawan ini memang tepat untuk job desk yang diberikan atau tidak. Jika tidak, kamu tidak akan menyesal saat memberhentikannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Entrepreneur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X