4 dari 5 Bos adalah ‘Manajer Kebetulan’ yang Menjadi Pemimpin tanpa Pelatihan dan Pengalaman

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 23 Oktober 2023 | 12:09 WIB
Ilustrasi: Pemimpin yang kurang baik kinerjanya bisa memicu turnover karyawan yang tinggi. (Freepik/Yanalya)
Ilustrasi: Pemimpin yang kurang baik kinerjanya bisa memicu turnover karyawan yang tinggi. (Freepik/Yanalya)

PejuangKantoran.com - Pernah bertanya-tanya mengapa seseorang di kantor yang kamu nilai kurang bagus kinerjanya tiba-tiba diangkat menjadi manajer?

Situasi seperti ini ternyata tidak hanya terjadi di kantormu. Sebuah survei baru dari Chartered Management Institute menyimpulkan, manajer dan pemimpin senior di perusahaan kemungkinan besar tidak punya kualifikasi formal atau pelatihan untuk menempati posisi tersebut.

Studi nasional tentang manajemen dan kepemimpinan di Inggris itu dirilis oleh Chartered Management Institute pada bulan Oktober.

Baca Juga: Trik Berbasa-basi dengan Orang yang Baru Dikenal tanpa Canggung dengan Metode FORD

Hasil studi diperoleh setelah YouGov mensurvei lebih dari 4.500 manajer dan karyawan secara online pada bulan Juni.

Studi tersebut menemukan, meskipun satu dari empat orang di dunia kerja mengemban tanggung jawab manajemen, 82% dari mereka yang menjadi manajer hanya memiliki sedikit pelatihan atau kualifikasi.

Mereka inilah yang disebut "accidental manager" atau kurang lebih maksudnya “manajer kebetulan”, dalam survei tersebut.

Lebih dari separuh manajer mengatakan, mereka tidak punya kualifikasi manajemen atau kepemimpinan. Lalu sepertiganya mengatakan, mereka belum pernah menerima pelatihan formal manajemen dan kepemimpinan.

Hal ini juga berlaku pada 26% manajer senior dan pemimpin.

Karyawan favorit

Dari hasil survei tersebut juga ketahuan, tingginya jumlah karyawan yang dipromosikan ke posisi manajer tanpa pengalaman nyata sebagian karena mereka karyawan favorit atasannya.

Hampir separuh manajer mengatakan promosi dilakukan berdasarkan hubungan internal, bukan karena kemampuan dan kinerjanya, demikian menurut CMI.

Baca Juga: 8 Skill yang Bikin Peluang Kamu Dapat Kerja atau Cuan Semakin Besar Menjelang 2024

Lebih dari sepertiga dari angkat tersebut mengatakan, orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu di kantor bersama para manajer punya peluang lebih besar untuk mengalami kemajuan.

Situasi ini dikenal sebagai bias kedekatan, yang membuat karyawan yang tidak dekat dengan atasan cenderung diabaikan dalam promosi jabatan. Soalnya, keberadaan mereka tidak terlihat oleh para pemimpin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Business Insider

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X