Cari tahu riwayat keluarga dan kriminal pelamar. Jika informasi yang diberikan bertentangan dengan temuan pemeriksaan latar belakang, kredibilitas akan mulai menurun.
3. Pemeriksaan referensi
Hubungi orang-orang yang dicantumkan kandidat dalam kolom referensi untuk memastikan karakter mereka. Ketidakkonsistenan dalam informasi dapat muncul selama pemeriksaan ini, terutama jika menggunakan referensi palsu.
Baca Juga: Networking Telah Terbangun, JAFF-NETPAC 2023 Akan Luncurkan Program Baru: JAFF Market
4. Tidak konsisten dalam wawancara
Berbohong selama wawancara adalah hal yang berisiko. Kegugupan atau ketidakmampuan untuk menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan pekerjaan dapat menimbulkan kecurigaan.
Jika perekrut yang menyadari adanya ketidakkonsistenan, jangan ragu melakukan investigasi lebih lanjut.
5. Verifikasi latar belakang pendidikan
Pemberi kerja dapat memverifikasi kredensial pendidikan kandidat dengan menghubungi institusi atau menggunakan layanan pihak ketiga. Pemalsuan prestasi akademik dapat terungkap melalui pemeriksaan ini.
6. Penilaian pekerjaan
Beberapa perusahaan memasukkan tes keterampilan dalam proses perekrutan. Perbedaan antara keterampilan yang diklaim dan nilai tes juga bisa mengungkap ketidakjujuran pelamar.
Baca Juga: Ajukan Cuti Melahirkan, Status Karyawan PT WRP Malah Diturunkan Jadi Freelancer dan Berakhir Di-PHK
7. Informasi resume yang tidak konsisten
Periksa setiap komponen lamaran untuk mengetahui koherensi. Ketidakkonsistenan dalam jabatan, tugas, atau jenjang karir yang berlebihan dapat memicu investigasi lebih dalam.
8. Kurangnya penjelasan
Artikel Terkait
Kenapa Kamu Harus Nego Gaji Saat Offering dan Jangan Asal Terima?
Data Specialist dan Data Analyst Memang Sama-Sama Mengurusi Data, tapi Apa Beda Tugasnya?
6 Cara Negosiasi Gaji saat Ditawari Pekerjaan, Jangan Lupa Riset Dulu dan Sampaikan Alasannya!
Menurut Kamu, Kantor Sepi atau Kantor Bising yang Bikin Kita Lebih Mudah Konsentrasi?
5 Tipe Manajer yang Dibutuhkan Setiap Perusahaan, dari yang Kreatif sampai yang Pencari Bakat
Contoh Jawaban dari Pertanyaan Emotional Quotient yang Biasa Diajukan saat Wawancara Kerja
7 Istilah di Dunia Kerja yang Cenderung Jadi Norma Baru, Karyawan Harus Lebih Peka