Jangan Takut Perubahan dalam Hidup Kalau Kamu Mau Berhasil dalam Karier di 2024, Semangat Yuk!

photo author
- Jumat, 12 Januari 2024 | 10:00 WIB
Ilustrasi: Bagaimana cara menyampaikan bahwa karyawan belum siap dipromosikan, tanpa membuatnya kehilangan harapan? (Freepik/Creative Art)
Ilustrasi: Bagaimana cara menyampaikan bahwa karyawan belum siap dipromosikan, tanpa membuatnya kehilangan harapan? (Freepik/Creative Art)

Lalu ia juga memiliki kompetensi sosial yaitu mampu memahami perasaan orang lain (Empathy) dan memiliki keterampilan mengelola hubungan dan membangun dinamika tim yang efektif (social skills).

Baca Juga: Twitch PHK Karyawan, Sekitar 35 Persen atau 500 Pekerja Jobless

“Di saat emotional brain kita merasakan sesuatu yang cukup dalam, rational brain lah yang membalikkan keadaan dan membawa kita kembali ke dunia nyata sehingga meskipun kita sedang merasa sedih, tidak nyaman, kecewa tapi kita tetap bangkit dan moving on. Pada saat mengalami perubahan, kita boleh merasa tidak nyaman, panik, sedih, kecewa, tapi tidak perlu berlarut-larut.

"Semua orang yang mengalami perubahan dan mengalami hal yang tidak menyenangkan pasti akan mengalami syok. Namun jika kita memiliki kecerdasan emosi yang tinggi, kita bisa mengendalikan emosi tersebut dengan bijak,“ lanjut Analisa.

Ana juga memberikan tips untuk meregulasi perasaan sehari-hari supaya kita dapat menerima dan merangkul perubahan dengan lebih baik dan bijak.

Baca Juga: Jangan Lupa, Besok Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 Sudah Dibuka Lho!

1. Setiap menghadapi sesuatu, amati dulu apa yang terjadi.

2. Kenali emosi kita yang hadir, apakah marah, sedih, atau kecewa. Asah diri kita untuk melakukan rutinitas sederhana supaya kita bisa terkoneksi dengan emosi tersebut, misalnya tulis segala perasaan di notes atau cerita ke orang yang tepat. Hal ini dapat membuat kita sadar emosi apa yang sedang hadir dalam diri kita.

3. Setelah itu kita bisa menerima dan mengelola emosi tersebut dengan menerapkan mindfulness dan melakukan respon delay. Sebelum meluapkannya, hitung mundur 10 detik untuk memikirkan dengan matang apakah respon yang akan kita berikan itu benar. Perlukah kita marah-marah? Menangis dan lainnya.

4. Cobalah untuk membuka pandangan lebih jauh lagi dan lakukan reframe. Pahami bahwa ini adalah tantangan yang harus dihadapi. Semua orang bisa mengalami hal yang sama. Kita bisa memposisikan diri kita sebagai orang lain yang juga ikut merasakan perubahan. Inilah yang dapat membangun bonding dalam pekerjaan.

5. Ambil napas, step back, ingat kembali long term goals kita sehingga apapun yang kita hadapi, kita bisa mengatasinya dengan baik.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: allianz.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X