Meskipun negara ini memiliki tingkat pengangguran yang relatif rendah, jumlah angkatan kerja yang bekerja 21% lebih rendah dari rata-rata OECD masih menjadi beban bagi perekonomian. Menteri Keuangan Christian Lindner juga vokal menyatakan bahwa bekerja dengan jam kerja yang lebih sedikit dapat merugikan kesejahteraan .
Sebenarnya dibutuhkan jam kerja yang lebih lama?
Uji coba empat hari kerja dalam seminggu sepertinya tidak akan menimbulkan dampak besar.
Namun mengingat perubahan demografis mendorong pergeseran seperti kurangnya ketersediaan pekerja terampil, Jerman memerlukan kebijakan yang dapat memberi insentif kepada orang-orang untuk bekerja lebih lama, ujar Holger Schäfer, ekonom senior di Institut Ekonomi Jerman.
“Empat hari kerja dalam seminggu tidak akan membantu masalah apa pun yang saat ini mempengaruhi pasar tenaga kerja. Sebaliknya, permasalahan kita yang paling serius adalah kekurangan tenaga kerja yang disebabkan oleh perubahan demografi. Bekerja dengan jam kerja yang lebih sedikit tidak akan meringankan hal tersebut. Kita memerlukan insentif yang lebih baik untuk bekerja lebih lama guna mengimbangi perubahan demografis,” katanya.
Baca Juga: Waspada 5 Makanan Merusak Otak, Jangan Jajan Sembarangan di Kantor
Namun laporan menemukan kaitan dengan produktivitas yang lebih tinggi karena adanya tambahan hari libur pada minggu kerja, sesuatu yang telah diamati pada uji coba sebelumnya.
Jerman mengalami penurunan produktivitas dalam beberapa tahun terakhir akibat buruknya investasi infrastruktur—jadi apakah waktu yang lebih singkat dapat membantu mengatasi kekhawatiran tersebut? Mungkin tidak, kata Schäfer.
Menurutnya, sulit mengukur peningkatan produktivitas dari program singkat yang melibatkan peserta sukarela.
“Studi percontohan ini tidak akan menghasilkan jawaban atas pertanyaan apakah empat hari kerja dalam seminggu dapat berhasil atau tidak,” katanya.
Schäfer menyarankan, hasil yang lebih mungkin terjadi adalah pengusaha dan karyawan akan menemukan cara baru untuk mencapai fleksibilitas dengan mengakomodasi kebutuhan dan preferensi individu.
Baca Juga: Donald Trump Jual Sneaker Rp6,2 Juta, Ludes dalam 2 Jam
Whelehan mengatakan bahwa 4DWG sedang berupaya merekrut “peserta kontrol,” atau perusahaan yang tidak mengurangi jam kerja mereka, sebagai titik acuan ketika menilai metrik seperti produktivitas dalam uji coba di masa depan.
Dia mengakui bahwa masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan karena program percontohan masih dalam proses.
“Anda harus memulai penelitian di suatu tempat. Ini adalah cara kami membangun bukti untuk menunjukkan bahwa hal seperti ini mungkin berhasil,” kata Whelehan. “
Artikel Terkait
Nyesek, Harus Tetap Bekerja pada Hari Libur Nasional. Adakah Aturan tentang Uang Lemburnya?
Kumpulan Quotes Semangat Kerja Buat Kamu yang Habis Long Weekend, Biar Kerja Makin Berenergi!
Menaker Ida Fauziyah Terbitkan Aturan Baru Jika Harus Bekerja pada Hari Pemungutan Suara Pemilu 2024
Makin Banyak Perusahaan Adopsi Sistem Pekerja Freelance, Generasi Z Siap?
Bangkok Dikepung Polusi, Pejuang Kantoran Diminta WFH 2 Hari
Procurement, Divisi Pengadaan Barang dan Jasa yang Butuh Keterampilan Strategi dan Negosiasi
Jenis-jenis Procurement dan Tahapan dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa
Mengenal TNI Komcad, Status Tiga Sekretaris Pribadi Prabowo Subianto (Termasuk Deddy Corbuzier)
Kenali Jenis Formulir SPT Tahunan Orang Pribadi, Sudah Waktunya Melaporkan SPT Tahunan, Lho!
Kemampuan Berpikir Strategis, Soft Skill Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja Saat Ini