Pilihan cara berkomunikasi sangat bervariasi di seluruh demografi, tetapi secara keseluruhan, email (86%), pesan langsung/direct message (59%), dan pesan teks (52%) adalah pilihan paling populer di antara responden.
Ketika dikelompokkan berdasarkan perangkatnya, pengguna Apple dan Android sama-sama punya kemungkinan untuk mengirim pesan teks dalam komunikasi kerja (52%). Pesan suara/voice message paling tidak disukai di tempat kerja, yaitu 11%.
Baca Juga: Kenali Jenis Formulir SPT Tahunan Orang Pribadi, Sudah Waktunya Melaporkan SPT Tahunan, Lho!
Selain itu, sebagian besar orang tidak suka menerima panggilan telepon tiba-tiba dari atasan mereka. Banyak dari mereka (67%) lebih suka menerima pemberitahuan melalui pesan teks terlebih dahulu, baik dari atasan atau rekan kerja.
Perlu pendekatan yang fleksibel
Oleh karena itu, menjembatani kesenjangan komunikasi antargenerasi sangat penting buat para pekerja dari segala usia, sehingga mereka bisa terus meningkatkan keterampilan komunikasi profesional mereka.
Apakah itu berarti menguasai cara komunikasi lewat email, mahir dalam komunikasi verbal, atau menyampaikan pesan secara efektif melalui teks, karyawan perlu mengasah keterampilan untuk mengurangi miskomunikasi.
Baca Juga: Jenis-jenis Procurement dan Tahapan dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa
Dengan banyaknya pekerjaan yang dilakukan di ruang digital dan jarak jauh, sebenarnya ada banyak cara untuk berkomunikasi di tempat kerja.
Namun pilihan dan sikap orang yang beragam terhadap metode ini menunjukkan perlunya pendekatan yang fleksibel dan inklusif.
Perbedaan pendapat, ditambah rasa cemas dan keengganan terkait dengan jenis-jenis pesan tertentu, menunjukkan adanya kebutuhan untuk memahami dan menyesuaikan diri dengan dinamika tempat kerja yang terus berubah.
Kita perlu mengadaptasi strategi komunikasi sesuai kebutuhan dan harapan karyawan dan rekan kerja yang beragam supaya bisa membantu menumbuhkan lingkungan kerja yang produktif dan positif.
Baca Juga: Procurement, Divisi Pengadaan Barang dan Jasa yang Butuh Keterampilan Strategi dan Negosiasi
Kesimpulan utama
• Hampir 9 dari 10 karyawan mengatakan: email menyebabkan miskomunikasi di tempat kerja.
Artikel Terkait
Kerja 4 Hari dalam Seminggu, Benarkah Hari Kerja yang Pendek di Kantor Bisa Naikkan Produktivitas Karyawan?
Starbucks China Ciptakan Latte Gurih dari Espresso Dicampur dengan Saus Babi Rebus Dongpo
Profil dan Perjalanan Karier Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Sebelum Jadi Menteri ATR/BPN di Kabinet Jokowi
"Akal-akalan" Singapura yang Bikin Taylor Swift Tidak Menggelar Konser di Negara Asia Tenggara Lainnya
Ulasan Pasar Saham: Investor Asing Lebih Suka Pemimpin Baru yang Lanjutkan Kebijakan Pemerintah Sebelumnya
Pemerintah Jepang Bakal Terapkan Background Check Catatan Kriminal 20 Tahun Terakhir untuk Calon Pekerja yang Berhubungan dengan Anak
Lelaki Milenial Korea Selatan Kian Banyak Urus Rumah Tangga, Tak Lagi Jadi Pejuang Kantoran, Tidak Aktif secara Ekonomi Pula