Sebagai awak kabin, gaji kamu ditentukan oleh beberapa faktor, termasuk maskapai penerbangan tempat kamu bekerja, posisi kamu dalam awak kabin, pengalaman, dan negara tempat kamu bekerja.
Di UEA, gaji awak kabin sangat bervariasi tergantung pada maskapai penerbangan tempat kamu bekerja. Misalnya, awak kabin Etihad Airways memperoleh gaji pokok sekitar 16.000 dirham (sekitar Rp69 juta) per bulan.
Sebagai perbandingan, awak kabin Emirates memperoleh gaji pokok antara 10.000-21.000 dirham (sekitar Rp43 juta – 91 juta) per bulan.
Baca Juga: Bergantung pada AI, Surat Lamaran Lulusan Baru Cenderung Plek-Ketiplek dengan Milik Kandidat Lain
Posisi kamu juga berperan dalam menentukan gaji kamu. Awak kabin yang berada di Kelas Utama atau Bisnis cenderung memperoleh penghasilan lebih besar dibandingkan dengan Kelas Ekonomi.
Selain itu, senioritas juga berperan, di mana awak kabin yang lebih berpengalaman biasanya mendapat penghasilan lebih banyak dibandingkan awak kabin yang belum berpengalaman.
Terakhir, negara tempat kamu bekerja juga dapat memengaruhi penghasilan kamu. Secara umum, gaji awak kabin tertinggi terdapat di negara-negara GCC (Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Bahrain), diikuti oleh UEA dan Eropa.
Sulitkah menjadi awak kabin Emirates?
Tahun lalu, lebih dari 200.000 orang melamar pekerjaan sebagai awak kabin di Emirates, namun hanya 3 persen yang berhasil lolos.
Proses rekrutmennya bersifat selektif, sulit, dan menantang. Jika gagal dalam percobaan pertama, berarti kamu harus menunggu enam bulan untuk mengajukan permohonan kembali.
Baca Juga: Sebagai Walikota London, Sadiq Khan Bisa Menetapkan Gaji dan Tunjangan Pensiunnya Sendiri
Namun, para karyawan mengatakan bahwa hal itu sepadan dengan apa yang kamu terima nantinya.
Jika diterima, kamu akan mendapatkan kontrak selama tiga tahun, tetapi kamu bisa berhenti kapan saja dengan periode pemberitahuan cuti 30 hari.
Kamu juga bisa memperpanjang kontak dan menjadikannya karir tetap.
Bisa bekerja berkeliling dunia memang luar biasa. Namun jangan lupa, awak kabin adalah pekerjaan yang membutuhkan fisik yang prima dan pengorbanan.
Artikel Terkait
Jangan Dikucek, Ini Cara Paling Tepat Atasi Mata Kering!
Kapan Kita Tahu bahwa Kita Terlalu Banyak Makan Keju? Ini Jawaban buat yang Takut Kolesterol Naik
Ubah Urutan Makan Bisa Bikin Kamu Jadi Lebih Sehat, Ini Caranya
5 Istilah Terapi Psikologi yang Mungkin Terlalu Sering Disalahgunakan dalam Pergaulan
Daftar Bank Bangkrut di 2024, Cek di Sini!
Didukung Produser Film Korea, Malam Pencabut Nyawa Angkat Tema Roh Gelap yang Rasuki Dunia Mimpi
Sejarah Sepatu Bata, Sepatu Asal Ceko yang Sering Dikira Produk Lokal!