Perempuan menghadapi persaingan yang tidak seimbang di tempat kerja. Bias ini sangat jelas sehingga menurut sebuah survei, hanya dengan mengubah nama dalam CV dari perempuan menjadi laki-laki akan meningkatkan kemampuan seorang kandidat untuk diterima sebesar 61%.
Karena kinerja perempuan sering diremehkan, perempuan perlu bekerja lebih keras untuk membuktikan bahwa mereka juga mampu tapi juga sekaligus lebih besar kemungkinannya untuk melewatkan tugas-tugas penting, promosi, dan kenaikan gaji.
Baca Juga: Laba Tahunan Naik 71%, Segini Bonus yang Diterima Karyawan Emirates Group untuk Gaji Mei 2024
Terkadang mereka menolak kenaikan jabatan karena baru punya anak, dan sedang kesulitan menyeimbangkan peran sebagai ibu dan pekerja.
Karyawan pria bisa mendukung rekan wanita di tempat kerja jika hal itu terjadi. Jangan menghakimi mereka karena menolak peluang tersebut, atau membuat asumsi tentang apa yang ingin dia lakukan dalam karirnya.
“Biarkan perempuan memutuskan apa yang terbaik untuk karir mereka, daripada berasumsi apa yang terbaik bagi mereka,” kata Lipman.
3. Pahami masalah yang dialami perempuan sebagai ibu bekerja
Cara agar karyawan pria bisa mendukung rekan wanita di tempat kerja di luar urusan pekerjaan adalah, mengambil “cuti ayah” saat pasanganmu cuti melahirkan.
“Tidak hanya mendukung pasangan kamu yang sedang melahirkan, tetapi juga rekan kerja perempuan, karena perempuan lebih cenderung mengambil cuti sebagai orangtua dan menjadi pengasuh utama,” jelas Lipman.
Baca Juga: Bukan Hal Baru, tapi Mengapa Perusahaan Memberi Kenaikan Jabatan tanpa Kenaikan Gaji?
Dukungan yang sama bisa kamu berikan untuk rekan kerja perempuan yang sedang berjuang dengan problem kesehatan yang kerap dialami wanita seperti endometriosis, atau menjalani terapi kehamilan atau bayi tabung.
Selain itu, ketika rekan wanita harus sering izin untuk menemani anak yang sedang sakit. Jika kamu sudah punya anak, jangan biarkan istri kamu kerepotan sendiri saat anak sakit.
Temani dirinya saat mengantar anak ke dokter di jam kerja, atau gantikan tugasnya saat ia tidak bisa meninggalkan pekerjaan.
Artikel Terkait
Perkuat Relasi dengan Promedia Teknologi, Bank Jateng Bahas Berbagai Kerjasama Ke Depannya
Alasan Kelas Rawat Inap 1, 2, 3 BPJS Kesehatan Dihapus dan Digantikan Layanan KRIS
Kriteria Layanan Kelas Rawat Inap Standar atau KRIS yang Harus Dipenuhi RS Mitra BPJS Kesehatan
Ditanya Soal Gaya Kepemimpinan, Prabowo Janji Akan Buat Rakyat Indonesia Sejahtera
Band Metal Berhijab "Voice of Baceprot" Masuk 10 Besar Forbes 30 Under 30 Asia Tahun 2024
Sedihnya Harus Long Distance Marriage Demi Pekerjaan, Ini Cara Pasutri LDM Atur Keuangan Biar Nggak Boncos
10 Negara dengan Militer Paling Kuat di Asia, Indonesia di Urutan Berapa?