Jocelyn Lai , kepala global akuisisi bakat di Duolingo, mengidentifikasi dirinya sebagai manajer menengah. Menurut Lai, apa yang membuat manajemen menengah membebani adalah bagaimana Anda menjadi “penjaga rahasia” untuk tim Anda.
Baca Juga: 10 Negara dengan Militer Paling Kuat di Asia, Indonesia di Urutan Berapa?
“Beban itu ada pada saya, semua sisi positif dan negatifnya,” katanya. “Saya harus memikirkan, apa yang saya bagikan dan apa yang tidak saya bagikan kepada manajemen tingkat atas?”
Sebagai manajer menengah, Anda harus menyeimbangkan kebutuhan tim Anda dengan keinginan manajemen tingkat atas, dan ini bisa menjadi tantangan. Faktanya, semakin banyak manajer menengah muda yang mengatakan bahwa tugas-tugas ini terlalu berat untuk ditangani.
Sekitar 71% manajer menengah mengatakan bahwa mereka “kadang-kadang” atau “selalu” merasa kewalahan, stres, atau kelelahan di tempat kerja – dan jumlah tersebut meningkat menjadi 75% di kalangan milenial dan manajer menengah lainnya yang berusia di bawah 35 tahun, menurut survei tahun 2023 yang dilakukan oleh perusahaan perangkat lunak produktivitas. Capterra dengan tanggapan lebih dari 300 manajer menengah di Australia, Kanada, Inggris, dan Amerika.
Baca Juga: Beda Analytical Thinking dan Critical Thinking, Dua Skill yang Dibutuhkan untuk Mengambil Keputusan
Menurut Maison, sesuatu yang dapat memperburuk kelelahan adalah banyaknya manajer menengah yang merupakan bagian dari generasi “sandwich” – sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan tantangan finansial dan emosional dalam mendukung orang tua lanjut usia dan anak-anak kecil.
“Sama seperti mereka yang mendapat lebih banyak tanggung jawab di tempat kerja, mereka mungkin juga mengalami peningkatan atau perubahan tanggung jawab di luar pekerjaan, seperti mengasuh anak atau merawat anggota keluarga yang lanjut usia,” kata Appio. “Ada banyak tekanan di sekitar sini.”
b
Artikel Terkait
4 Alasan Kita Perlu Memiliki Keterampilan Berpikir Analitis, dan Apa Manfaatnya bagi Karir Kita
Cara Meningkatkan Keterampilan Berpikir Analitis tanpa Perlu Gelar di Bidang Data Science
3 Kalimat Toxic yang Tidak Pernah Diucapkan Orang-Orang Sukses, Hati-hati Bakal Jadi Manifestasi!
Cara Menjawab Pertanyaan “Bagaimana Kamu Mendefinisikan Kesuksesan?” saat Wawancara Kerja
Begini Contoh Jawaban Jika Ditanya: “Bagaimana Kamu Mendefinisikan Kesuksesan?” saat Interview
7 Pekerjaan Bergaji Tinggi untuk Kamu yang Punya Skill Berpikir Analitis dan Suka Membaca Data
Beda Analytical Thinking dan Critical Thinking, Dua Skill yang Dibutuhkan untuk Mengambil Keputusan
Bukan Hal Baru, tapi Mengapa Perusahaan Memberi Kenaikan Jabatan tanpa Kenaikan Gaji?
Karyawan Pria Bisa Dukung Rekan Wanita agar Lebih Maju di Tempat Kerja, Begini Caranya!
8 Negara Terbaik untuk Digital Nomad dan Remote Worker