PejuangKantoran.com - Situasi perusahaan yang memanas, atau diterpa isu yang kurang sedap, mungkin akan mendorong beberapa karyawan untuk mengundurkan diri.
Karyawan lain yang melihat rekan-rekannya satu per satu keluar, mungkin akan merasa ditinggalkan.
Karyawan-karyawan ini mulai mengamati perusahaan lain yang tampaknya lebih mapan, sambil berharap andai saja mereka bisa bergabung di sana.
Baca Juga: Menyesal Setelah Resign dari Kantor, Ternyata Bukan karena Meninggalkan Pekerjaan Lama
“Dan rumput selalu lebih hijau – kita cenderung terlalu memikirkan sisi positif ketika mencoba sesuatu yang baru,” kata Anthony Klotz, professor manajemen di Mays Business School, Texas A&M University, AS.
Pasar tenaga kerja yang ketat terkadang juga membuat karyawan yang sebenarnya masih merasa puas dengan perusahaan tempat mereka bekerja saat ini, tetapi merasa sedikit frustrasi, jadi tergoda untuk pindah kerja.
Mereka tergiur untuk mengejar gaji yang lebih tinggi daripada bertahan dan mengatasi masalahnya. Menurut Klotz, mereka lebih mudah untuk berhenti daripada melakukan pembicaraan sulit dengan manajemen.
“Ketika seseorang mengundurkan diri, sering kali hal itu bukan karena mereka membenci pekerjaannya. Mereka mungkin menyukai 80% pekerjaannya, namun tidak menyukai 20% pekerjaan lainnya.
“Ketika pindah, sering kali mereka ingin menyelesaikan masalah 20% tersebut – dan berasumsi bahwa hal-hal baik dalam pekerjaan mereka saat ini akan ada dalam posisi mereka yang baru.
“Namun banyak orang tidak menyadari bahwa setiap pekerjaan memiliki permasalahan yang berbeda-beda,” katanya.
Baca Juga: 6 Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan Soal Visa Workcation Alias Digital Nomad di Korea
Klotz percaya bahwa dalam situasi seperti inilah para pekerja dapat merasakan penyesalan yang paling besar dari mereka yang berhenti bekerja.
Mereka akan merenungkan bagaimana keputusan buruk bisa berdampak pada karir jangka panjang.
“Saat berganti pekerjaan kamu akan menghadapi masa transisi yang sulit,” kata Klotz. “Semakin lama kamu berada dalam kondisi tersebut, dan terus memendam penyesalan, semakin sulit untuk terlibat di tempat kerja baru kamu. Hal ini berdampak negatif terhadap kinerja pekerjaan.”
Artikel Terkait
Garden By The Bay Jadi Destinasi Wisata Terbaik Nomor 8 di Dunia Versi Tripadvisor
4 Herbal Terbaik untuk Daya Ingat dan Kesehatan Otak
Gabriel Prince Rilis Single Baru dengan Lirik Bahasa Inggris, Video Klipnya Berdurasi 14 Menit!
3.200 Karyawan Unilever akan Diberhentikan Akhir 2025 Nanti, Area Mana yang Terdampak?
Resign dari Kantor Sebelum Mendapat Pekerjaan Baru Tidak Selamanya Buruk, Ini Alasannya!
Mengenal Jasa Konsultan Bisnis: Solusi Tepat untuk Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan
Jepang Kini Punya Vending Machine yang Isinya Kue Karakter Anime One Piece