Pejuangkantoran.com – Dalam sebuah organisasi kantor yang inklusif, pasti terbuka untuk semua orang dengan berbagai tipe personality. Sepanjang karyawan tersebut menjalankan SOP dan peraturan kantor serta mampu memenuhi key performance indicator (KPI), maka tidak ada masalah.
Namun yang sering menjadi PR adalah proses untuk mencapai KPI. Karena kamu akan bekerja dengan berbagai orang dengan berbagai karakter/personality untuk mencapai target tersebut.
Ada 6 tipe personality dalam bekerja menurut hubstaff.com. Masing-masing punya karakter dan punya hal yang harus dipahami dalam konteks kerja tim.
Dengan mengetahui dan memahami tipe-tipe personality dalam bekerja ini akan menjadi modal dasar kamu setidaknya dalam memahami kekuatan dan kelemahan kamu sendiri.
Berikutnya, kamu juga jadi bisa memahami anggota tim yang lain. Dengan begitu, terciptalah suasana harmoni dalam lingkungan kantor.
Ujung-ujungnya adalah performance kerja yang baik. Berikut ini ke-6 tipe personality dalam bekerja tersebut:
Baca Juga: Tak Salah untuk Bilang 'Tidak' Pada Rekan Kerja, Ini Caranya!
- Si Analis
Tipe orang ini berorientasi pada detail, berpikir praktis, dan membuat keputusan yang logis. Meskipun dengan pengalaman terbatas, si analis ini tahu cara memecahkan masalah bahkan untuk masalah yang paling rumit sekalipun. Dan hasilnya cukup memenuhi apa yang dibutuhkan oleh tim.
Seperti orang lain pada umumnya, si analis adalah juga bukan orang yang sempurna. Namun, saat melakukan kesalahan atau kegagalan, si analis ini mampu belajar dari hal tersebut dengan baik.
- Si Cheerleader
Si cheerleader ini ibaratnya tukang kompor dalam arti positif, semangatnya menular. Orang tipe ini adalah orang yang ketika ada tawaran projek, mereka akan mengajukan diri pertama kali untuk meng-handle-nya.
Tipe orang ini selalu bersikap konsisten, dapat diandalkan, positif, terorganisasi, dan orang yang bisa menjadi pemimpin yang hebat. Pun, bisa menjadi salah satu teman dekat yang bisa diandalkan.
- Tornado yang sunyi
Terkadang, ide terbaik datang dari orang yang paling pendiam. Si tornado yang sunyi ini kadang diabaikan dalam suasana profesional karena sikap mereka yang pendiam.
Artikel Terkait
3 Hal yang Harus Kamu Lakukan untuk Memulai Hubungan Baik dengan Manajer Baru Kamu
Orang di Kantor: Teman atau Kolega? Bisakah Rekan Kerja Jadi Teman?
7 Tanda Kamu Lebih Mementingkan Pekerjaan daripada Hubungan dengan Pasangan
7 Hal Yang Wajib Kamu Pahami Dan Jalani Jika Memutuskan Pacaran Dengan Rekan Kerja
Metode Unbossing Membuat Karyawan Lebih Mandiri, Betulkah akibat Posisi Manajer Berkurang?
4 Kesalahan Seorang Manajer Yang Gagal Dalam Mendelegasikan Tugas Kepada Anak Buah