- Lengkapi dengan informasi terperinci
Setelah kamu menyatakan keputusan dengan jelas, kamu bisa menyertakan informasi tambahan terkait pilihanmu tesebut. Misalnya, jika kamu menyampaikan keputusan menerima kandidat yang habis diwawancara, sertakan juga informasi kebutuhan dokumen-dokumen pelengkap yang harus diserahkan pada waktu tertentu.
- Perhatikan lampiran
Jika kamu melampirkan dokumen-dokumen penunjuang dalam surat konfirmasi tersebut, maka kamu harus menjelaskan apa saja dokumen atau materi dalam lampiran tersebut dan apakah ada tindakan yang perlu dilakukan penerima.
Misalnya, jika kamu menulis surat konfirmasi kepada seorang profesional yang akan kamu libatkan dalam sebuah proyek, kamu dapat melampirkan kontrak yang telah ditandatangani atau kontrak yang harus mereka tandatangani dan harus dikirimkan kembali kepadamu.
Baca Juga: 3 Cara supaya Lamaran Kerja dan CV Kamu Lolos Applicant Tracking System
- Tutup dengan pernyataan yang mendukung
Agar surat konfirmasi ini berkesan kuat dan jelas, sisipkan pernyataan yang mendukung di bagian akhir. Apa yang akan kamu sampaikan di bagian akhir ini sangat tergantung dari tujuan tanggapanmu dan apakah surat tersebut bersifat informal atau formal.
Misalnya, jika kamu mengonfirmasi tentang perjanjian bisnis, kamu dapat menutupnya dengan kalimat tentang bagaiman kamu merasa sangat terhormat dan bahagia dalam memulai kemitraan baru tersebut.
***
Artikel Terkait
4 Font Terbaik dan Terburuk untuk Menulis Resume dan Lamaran Kerja, Bisa Pengaruhi Hasilnya!
Pernah Coba Cold Email, Kirim Lamaran Kerja ke Perusahaan yang Tidak Buka Lowongan?
Contoh Email untuk Membalas Email Penolakan Lamaran Kerja dari Rekruter dalam Bahasa Inggris
Bergantung pada AI, Surat Lamaran Lulusan Baru Cenderung Plek-Ketiplek dengan Milik Kandidat Lain
Contoh Format Surat Lamaran untuk Seleksi CPNS 2024 yang Wajib Kamu Tahu
Begini Cara Mem-follow Up Untuk Menanyakan Status Kamu Setelah Lamaran Atau Wawancara Kerja