Benarkah Punya Pekerjaan Impian Bikin Kamu Merasa Seperti Tak sedang Bekerja?

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 18 Januari 2025 | 12:10 WIB
Pekerjaan impian itu bukan berarti tanpa kendala dan tantangan. (Freepik)
Pekerjaan impian itu bukan berarti tanpa kendala dan tantangan. (Freepik)

Saat ini, media sosial dan kemajuan teknologi membuat banyak orang merasa seperti bisa mewujudkan mimpi indah tersebut.

Salah satu penyebabnya karena pilihan karir yang semakin luas, misalnya menjadi blogger, influencer di Instagram, dan wirausahawan yang menghasilkan uang dari e-commerce.

Semua itu membuat semakin banyak orang yang merasakan ketidakpuasan dalam pekerjaan, semakin mengharapkan memiliki pekerjaan impian.

Kenyataan tak seindah mimpi

Namun, kenyataannya sering kali berbeda dari angan-angan.

“Faktanya, tidak semua orang memiliki kemewahan untuk bisa memilih pekerjaan yang disukai,” kata Elizabeth Pearson, pelatih karir dan penulis ”Career Confinement”.

Bagi banyak orang, pekerjaan hanyalah alat untuk mencapai tujuan dan mereka tidak menemukan kenikmatan atau kepuasan di dalamnya.

Baca Juga: Jika Ingin Bekerja di Perusahan Impian, Pahami Dulu Faktor-faktor yang Menentukan Pekerjaan Impian

Kalau pun ada orang yang mencintai pekerjaannya, akan tetap ada saat-saat ketika pekerjaan itu terasa seperti sebuah beban. Mulai dari deadline, proyek yang sulit, serta jam kerja panjang, yang dapat menguras energi dan motivasi.

Ini artinya pekerjaan yang dicintai bukan jaminan tidak akan bertemu tantangan, bekerja dengan rekan kerja yang sulit, dan rintangan lain yang membuatnya terasa seperti pekerjaan yang penuh beban.

Situasi yang penuh tekanan, atasan yang buruk, rekan kerja yang sulit, penurunan ekonomi, dan kesulitan lainnya dapat saja muncul. Dan ini tidak ada kaitan dengan seberapa besar kecintaan kamu terhadap sebuah pekerjaan.

Ini membuat istilah “temukan pekerjaan yang disukai dan kamu tidak akan merasa seperti sedang bekerja seumur hidup” hanya sekadar menjadi pernyataan, bukan kenyataan. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Huffington Post

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X