5 Strategi Pemimpin untuk Mencegah Burnout pada Karyawan, Jadilah Role Model yang Baik

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 15 April 2025 | 12:30 WIB
 (Freepik)
(Freepik)

Ketika pemimpin terbuka tentang perjuangan kesehatan mentalnya, karyawan akan merasa nyaman untuk terbuka mengenai perjuangannya sendiri.

Ini tidak hanya meningkatkan kemungkinan karyawan memanfaatkan bantuan yang tersedia, tetapi juga membangun loyalitas terhadap perusahaan dan membantu mencegah burnout.

  1. Dukungan melalui rekan kerja dan kolaborasi

Tekanan dapat menyebabkan pemimpin lupa untuk menciptakan sistem dukungan rekan kerja dan suasana kolaboratif agar seluruh karyawan dapat menyampaikan keluhan dan mendapatkan dukungan yang tepat.

Padahal, kebijakan seperti ini dapat memupuk hubungan antar rekan kerja dan menciptakan rasa kebersamaan.

Ketika para karyawan merasa diberdayakan dengan keterhubungan dan tanggung jawab bersama, mereka cenderung tidak mengalami tekanan dan ketegangan yang menyebabkan burnout.

Baca Juga: Jadi People Pleaser di Kantor Bisa Bikin Kamu Burnout, Ini Cara untuk Menghentikannya!

  1. Prioritaskan perawatan diri dan work-life balance

Pemimpin harus secara aktif mencontohkan budaya perawatan diri dan work-life balance dengan kata-kata dan perilaku.

Misalnya saja dengan secara rutin mengambil PTO, tidak bekerja terlalu keras selama jam kerja, serta menetapkan batasan dan mendiskusikan kesehatan mental.

Dengan cara inilah pemimpin dapat menunjukkan kepada karyawan bahwa tempat kerja adalah tempat yang aman yang memprioritaskan kesejahteraan diri.

Jika pemimpin bekerja terlalu keras dan mengabaikan kesejahteraan diri, ini menunjukkan kepada karyawan bahwa mereka harus melakukan hal yang sama. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Entrepreneur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X