“Aku mengerti ide kamu. Kami pernah mencobanya bertahun-tahun yang lalu, tapi ada tantangan saat eksekusinya. Kalau dari sudut pandang kamu bagaimana?”
Ingatlah bahwa seiring waktu banyak hal yang berubah.
- “Kamu pasti mengerti kalau sudah lebih berpengalaman.”
Asumsi tentang kemampuan atau senioritas orang lain berdasarkan usianya, bisa terdengar merendahkan.
Pernyataan seperti ini seolah mengabaikan pengalaman seseorang yang tidak valid karena usia atau masa jabatannya.
Padahal, jika ada yang tidak dimengerti, seharusnya diberikan jawaban yang informatif, bukan malah merendahkan.
Bahkan, kalimat candaan seperti “Maklum, dia ‘kan dari generasi tua” bisa terkesan sangat merendahkan karena menganggap orang tersebut tidak mau belajar, beradaptasi atau mencoba hal-hal baru.
- “Sudah, nggak usah khawatir. Nanti aku yang kerjakan.”
Kalimat seperti ini bisa memiliki dua arti. Pertama, cara mengungkapkan frustrasi karena harus mengoreksi pekerjaan orang lain. Kedua, meremehkan keahlian orang lain.
Kalimat ini bisa terasa merendahkan, apalagi jika diucapkan oleh atasan. Padahal, atasan yang baik akan berusaha untuk memahami saat karyawan membutuhkan dukungan daripada membuat asumsi. ***
Artikel Terkait
5 Cara Meningkatkan Kemampuan Komunikasi untuk Karyawan Agar Karir Melejit
Berasumsi Orang Lain Punya Pemahaman yang Sama, Salah Satu Kesalahan Komunikasi Atasan-Bawahan
Keterampilan Dalam Komunikasi Itu Penting. Berikut Ini Berbagai Tipe Komunikasi dan Cara Menggunakannya
10 Keterampilan Komunikasi Utama yang Harus Kamu Kuasai Supaya Komunikasimu Lebih Efektif
Pengakuan Dari Rekan Kerja Atau Peer Recognition Itu Penting. Apa Alasannya?
Begini Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Kasar dan Suka Menciptakan Konflik di Tempat Kerja