Pejuangkantoran.com – Dalam menerapkan keterampilan logical reasoning, salah satunya adalah dengan selalu memecahkan masalah secara sistematis. Salah satu metode untuk bisa memahami masalah adalah dengan metode 5W 1H.
Metode 5W 1H atau Metode What-Why-When-Where-Who-How sebenarnya lebih sering dipakai sebagai prinsip jurnalistik. Tujuannya adalah agar berita yang disampaikan lengkap, objektif, dan informatif.
Penerapan metode atau prinsip 5W 1H ini dimulai pada abad ke-20 di sekolah-sekolah jurnalistik di Amerika Serikat.
Namun prinsip atau metode ini sebenarnya dimulai dari abad ke-4 SM. Retorika ini dikenal sejak zaman Aristoteles.
Ia mengajarkan menyusun argumen dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan penting seperti “Siapa yang melakukan?”, “Apa yang dilakukan?”, “Di mana dan kapan hal tersebut terjadi?”, serta “Mengapa dan bagaimana hal tersebut terjadi?”.
Prinsip 5W 1H ini kemudian dikenal luas ketika Rudyard Kipling pada tahun 1902 memunculkannya di puisi I Keep Six Honest Serving Men.
Setelah itu, selain untuk keperluan jurnalistik, metode atau prinsip 5W 1H ini juga mulai digunakan dalam bidang bisnis, manajemen, pendidikan, investigasi, dan sebagainya.
Dalam bisnis, menerapkan keterampilan logical reasoning, prinsip 5W 1H ini sangat-sangat membantu profesionalisme kerja. Penerapan dalam bisnis ini bisa dalam banyak tugas, yaitu:
Baca Juga: Keterampilan Logical Reasoning Sangat Dibutuhkan Dalam Pekerjaan. Berikut Cara Meningkatkannya!
- Saat Membuat Laporan atau Proposal
Gunakan 5W1H untuk memastikan laporanmu jelas dan lengkap:
- What: Apa proyek atau kegiatan yang dilaporkan?
- Who: Siapa yang terlibat dalam kegiatan tersebut?
- When: Kapan kegiatan itu dilaksanakan?
- Where: Di mana lokasi kegiatan?
- Why: Mengapa kegiatan itu dilakukan? Apa tujuannya?
- How: Bagaimana kegiatan itu dilakukan? Metode atau langkahnya?
Contoh: Laporan kegiatan pelatihan marketing digital.
- Dalam Perencanaan Proyek
Gunakan 5W1H saat merancang proyek atau kegiatan:
- What: Apa output yang diharapkan?
- Who: Siapa tim yang bertanggung jawab?
- When: Jadwal pelaksanaan dan deadline?
- Where: Lokasi atau platform pelaksanaan?
- Why: Tujuan proyek bagi organisasi?
- How: Tahapan pelaksanaan dan sumber daya yang dibutuhkan?
Contoh: Menyusun rencana kegiatan CSR di wilayah pesisir.
Artikel Terkait
Auditor, Pekerjaan yang Cocok untuk Si Paling Detail dan Punya Keterampilan Analisis Data
Cara Menunjukkan Keterampilan Kamu Dalam Memecahkan Masalah Dalam Surat Lamaran dan Resume
Punya Keterampilan Analisis Itu Sangat Penting. Berikut Ini 10 Cara Meningkatkan Keterampilan Tersebut!
Mengasah Keterampikan Analisis Bisa Dilakukan dengan Bermain Brain Games. Berikut Daftar Games-nya!
Langkah-Langkah Sistematis Yang Bisa Membantu Mengidentifikasi Masalah Secara Persis!
Temukan Akar Masalah Secara Tepat Dengan Menggunakan Fishbone Diagram. Berikut Penjelasan dan Contohnya!