Penerapan 5W 1H Tak Hanya Dalam Jurnalistik, Namun Juga Bisa Dalam Dunia Bisnis.

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 6 Mei 2025 | 18:10 WIB
Prinsip atau metode 5W 1H juga bisa digunakan dalam kegiatan bisnis. (Freepik)
Prinsip atau metode 5W 1H juga bisa digunakan dalam kegiatan bisnis. (Freepik)

Pejuangkantoran.com – Dalam menerapkan keterampilan logical reasoning, salah satunya adalah dengan selalu memecahkan masalah secara sistematis. Salah satu metode untuk bisa memahami masalah adalah dengan metode 5W 1H.

Metode 5W 1H atau Metode What-Why-When-Where-Who-How sebenarnya lebih sering dipakai sebagai prinsip jurnalistik. Tujuannya adalah agar berita yang disampaikan lengkap, objektif, dan informatif.

Penerapan metode atau prinsip 5W 1H ini dimulai pada abad ke-20 di sekolah-sekolah jurnalistik di Amerika Serikat.

Namun prinsip atau metode ini sebenarnya dimulai dari abad ke-4 SM. Retorika ini dikenal sejak zaman Aristoteles.

Ia mengajarkan menyusun argumen dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan penting seperti “Siapa yang melakukan?”, “Apa yang dilakukan?”, “Di mana dan kapan hal tersebut terjadi?”, serta “Mengapa dan bagaimana hal tersebut terjadi?”.

Prinsip 5W 1H ini kemudian dikenal luas ketika Rudyard Kipling pada tahun 1902 memunculkannya di puisi I Keep Six Honest Serving Men.

Setelah itu, selain untuk keperluan jurnalistik, metode atau prinsip 5W 1H ini juga mulai digunakan dalam bidang bisnis, manajemen, pendidikan, investigasi, dan sebagainya.

Dalam bisnis, menerapkan keterampilan logical reasoning, prinsip 5W 1H ini sangat-sangat membantu profesionalisme kerja. Penerapan dalam bisnis ini bisa dalam banyak tugas, yaitu:

 Baca Juga: Keterampilan Logical Reasoning Sangat Dibutuhkan Dalam Pekerjaan. Berikut Cara Meningkatkannya!

  1. Saat Membuat Laporan atau Proposal

Gunakan 5W1H untuk memastikan laporanmu jelas dan lengkap:

  • What: Apa proyek atau kegiatan yang dilaporkan?
  • Who: Siapa yang terlibat dalam kegiatan tersebut?
  • When: Kapan kegiatan itu dilaksanakan?
  • Where: Di mana lokasi kegiatan?
  • Why: Mengapa kegiatan itu dilakukan? Apa tujuannya?
  • How: Bagaimana kegiatan itu dilakukan? Metode atau langkahnya?

Contoh: Laporan kegiatan pelatihan marketing digital.

 

  1. Dalam Perencanaan Proyek

Gunakan 5W1H saat merancang proyek atau kegiatan:

  • What: Apa output yang diharapkan?
  • Who: Siapa tim yang bertanggung jawab?
  • When: Jadwal pelaksanaan dan deadline?
  • Where: Lokasi atau platform pelaksanaan?
  • Why: Tujuan proyek bagi organisasi?
  • How: Tahapan pelaksanaan dan sumber daya yang dibutuhkan?

Contoh: Menyusun rencana kegiatan CSR di wilayah pesisir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X